Enam versi Asal kata Surabaya

Posted on 08/10/2011. Filed under: Sejarah, Tahukah Anda |

Sebenarnya darimana asal kata Surabaya? saat ini banyak versi yang menerangkan ihwal munculnya nama Surabaya. Dan saya akan menerangkan satu persatu di catatan ini.

Saya menemukan setidaknya enam cerita tentang hal ihwal nama Surabaya. Namun, bisa jadi di luaran sana versi itu bisa jadi bertambah banyak. Tema yang jamak ditulis ini masih menarik dinikmati lagi. Tulisan ini mengandung maksud untuk mengungkapkan sejak kapan nama Surabaya pertama kali disebut. Sebab banyak orang sudah terlanjur percaya jika Surabaya adalah nama baru kelanjutan daerah yang bernama Ujung Galuh. Bukan daerah yang berdiri sendiri sejak lama.

Keterangan pertama menyebutkan Surabaya berasal dari kata Churabhaya, Ketarangan tentang nama ini itu ditemukan oleh orang-orang ahli arkelogi di prasasti Trowulan I yang dibuat tahun 1358 Masehi. Di dalam prasasti tertulis nama sebuah desa tempat menyeberang di tepian Sungai Brantas. Prasasti itu masih tersimpan di Trowulan, namun nama desanya tidak akan bisa ditelusuri lagi dimana. Bisa jadi desa itu sekarang telah berkembang menjadi kota besar. Surabaya.

Versi yang kedua mengakui nama Surabaya pertama kali disebut karena tercantum dalam Pujasastra Negara Kertagama yang ditulis Mpu Prapanca. Dalam tulisan itu ada kata Surabhaya, tercatat ada perjalanan pesiar alias berwisata yang dilakukan Raja Majapahit, Hayam Wuruk pada pada 1365. dijelaskan sang raja melepas lelah di muara kali brantas yang bernama Surabhaya.

Namun nama Surabaya sendiri diyakini oleh para ahli telah ada pada tahun-tahun sebelum prasasti-prasasti tersebut dibuat. Sejarahwan Surabaya zaman Belanda, GH Von Faber, dalam karyanya En Werd Een Stad Geboren (Telah Lahir Sebuah Kota. Red) membuat hipotesis, Surabaya didirikan Raja Kertanegara tahun 1275, sebagai pemukiman baru bagi para prajuritnya yang telah berhasil menumpas pemberontakan Kemuruhan 1270 M.

Versi ketiga, nama Surabaya berkait dengan cerita perkelahian hidup mati Adipati Jayengrono dan Sawunggaling. Konon, setelah mengalahkan tentara Tartar 1929, Raden Wijaya yang merupakan raja pertama Majapahit, mendirikan kraton di Ujung Galuh dan menempatkan Adipati Jayengrono memimpin daerah itu.

Jayengrono makin kuat karena menguasai ilmu Buaya, Majapahit belakangan merasa terancam. Untuk menaklukkan Jayengrono, diutuslah Sawunggaling yang menguasai ilmu Sura. Adu kesaktian dilakukan di Sungai Kalimas. Perkelahian itu berlangsung tujuh hari tujuh malam dan berakhir tragis, keduanya meninggal kehabisan tenaga.

Versi lainnya, kata Surabaya muncul dari mitos pertempuran antara ikan hiu dan Buaya di Jembatan Merah. ini cerita legenda yang sulit ditemukan kesahiahannya.

Versi terakhir menyebutkan, kata Surabaya pertama kali dikenal sebagi sebuah pedukuhan di barat Tegal Bobot Sari, nama ini beserta lingkungan di dalam benteng muncul di jaman pangeran Kudo Kardono berkuasa tahun 1400.
Pedukuhan itu sekarang menjadi kampung Surabayan.

  • Free Palestine !!



    FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION

  • Informasi Tentang Anda

    IP
  • Total Pengunjung

    free counters
  • WebRank

    Alexa Certified Traffic Ranking for kissanak.wordpress.com
  • Blog Stats

    • 618,835 hits
  • Visit http://www.ipligence.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: