Archive for October, 2011

Tertawa Bersama Bung Karno

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

soekarno 1711

Plat Nomer Kepresidenan

Seandainya saya dapat berbicara langsung dengan para mantan ajudan Presiden Soekarno saya yakin tak akan ada rasa kantuk walau semalaman mendengar cerita tentang keseharian Bing Karno.

Terlalu banyak hal yang dapat digali dari keseharian Pemimpin Besar Revolusi ini. Dan tak jarang kita dengar bagaimana Bung Karno melempar jauh sebuah kaedah apabila dia telah berkehendak atau memerintahkan sesuatu.
Cuplikan Kisah dibawah ini mungkin hanya sebuah percikan kecil dari keseharian Putera Sang Fajar ini.

Bung Karno yang flamboyan ini ternyata pernah ’’melanggar’’ peraturan lalu lintas.

Apakah Bung Karno melanggar lampu merah atau ngebut? Bukan. Bung Karno

membuat plat nomor mobil sendiri. Plat nomor tersebut adalah REP 1. Padahal, polisi telah melarang. Selain itu, tangan Bung Karno juga terjepit pintu mobil sehingga berdarah. Dia juga terseret mobil. Bagaimana ceritanya? Berikut lanjutan kisah-kisah kecil Bung Karno sebagaimana ditulis Mangil dalam Kesaksian tentang Bung Karno 1945–1967.

PALING tidak, ada satu perbedaan antara plat nomor mobil dinas Bung Karno dengan plat nomor mobil dinas Soeharto. Plat nomor mobil Bung Karno adalah REP 1.

Sementara, plat nomor mobil Soeharto, pria yang pernah mendapat gelar bapak pembangunan Indonesia itu, adalah INDONESIA 1 atau B 1.

Dari mana Bung Karno mendapatkan plat nomor nyentrik tersebut? Dari pihak kepolisiankah? Ternyata bukan. Bung Karno yang berpostur tinggi besar ini membuat sendiri plat nomor tersebut. Ceritanya, Bung Karno baru pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Ketika itu, ibu kota Indonesia memang dipindahkan dari Jakarta ke kota gudeg itu.

Suatu hari, Mangil diperintah Bung Karno untuk minta plat nomor mobil kepada polisi Yogyakarta. Mangil lantas menghadap Kepala Polisi Lalu Lintas Soenarjo untuk meneruskan permintaan Bung Karno supaya mobil merek Buick yang dibawa Bung Karno dari Jakarta diberi nomor polisi REP 1. Sayangnya, permintaan Bung Karno ini tak dikabulkan Soenarjo dengan penjelasan tidak ada dalam undang-undang dan peraturan lalu lintas. Jadi, permintaan presiden ini tidak dapat dikabulkan polisi. Mangil melaporkan hal tersebut kepada Bung Karno. Setelah mendengar laporan ini, Bung Karno berkata, ’’Ya sudah, tidak apa-apa. Saya akan bikin sendiri plat nomor mobil itu.’’

Bung Karno lalu memerintah sopirnya, Arif, untuk membuat plat nomor REP 1. Setelahselesai, dipasanglah plat tersebut di mobil Bung Karno di depan dan di belakang. Plat ini selalu dipakai Bung Karno dalam perjalanan resmi dalam kota Yogyakarta dengan dikawal polisi lalu lintas anak buah Soenarjo. Dalam perjalanan ke luar daerah Yogyakarta pun, mobil Bung Karno selalu memakai nomor REP 1.

Selain mobil Buick, di istana masih ada mobil-mobil lain. Misalnya, mobil bercat sawo

matang pinjaman Sri Paku Alam. Orang-orang di istana bisanya menamai mobil ini Tenno Heika. Mangil mengaku tidak tahu siapa yang memberi julukan itu pada si Coklat. Selain itu, ada mobil bercat hitam yang dipakai pejabat tinggi kepresidenan, mobil bermerek de Soto dan satu lagi bermerek Cadillac.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Tertawa Bersama Bung Karno )

Tertawa Bersama Bung Karno

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

sukarnotumb

Latar belakang seorang pemimpin pada dasarnya akan menentukan corak kepemimpinannya dimasa mennadatang.

Rumus diatas ternyata menimpa pula sang Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno. Kita semua tahu bahwasanya Bung Karno dibesarkan didunia politik dan jauh dari dunia militer, hal ini berdampak sangat besar pada saat Bung Karno telah menjabat Presiden RI. Dibanding dengan para politikus dan tokoh partai maka dapat dikatakan hubungan Bung Karno dengan ABRI dirasa kurang mesra terlebih dengan AD. Era kepemimpinan Soekarno merupakan masa kejayaan tokoh partai dan kalangan politikus sementara ABRI bagaikan suatu lembaga yang nyaris terabaikan. Hal ini terkadang menimbulkan suasana yang cukup menegangkan, atau bahkan sering menimbulkan cerita konyol.

Ada cerita di tahun 1946 BungKarno nanya ke Ajudannya :
“Heh, Paimin pangkat kamu apa sekarang?”

“Letnan, Pak”

“Mulai sekarang kamu Kapten” si Paimin yang Kapten itu langsung pulang ke rumah yang letaknya cuman sebelas meter dari Istana Presiden dan jingkrak-jingkrak di depan isterinya. “pangkat aku Kapten sekarang…”

Nggak lama Paimin dateng lagi ke Istana, dan lihat Bung Karno lagi ngobrol dengan seseorang. Bung Karno yang lagi ketawa-tawa itu nanya sama orang disebelahnya. “Lihat tuh paimin baru tadi saya naikkan pangkatnya menjadi Kapten”

“Hah, Kapten??” sergah orang yang ditanyai Bung Karno.

“Ya memang kenapa…ketinggian ya?” tanya Bung Karno.

“Bung, asal Bung tahu ajudannya Ratu Inggris saja itu Kolonel penuh seorang Obers, masak ajudan bung cuman Kapten.

Muka Bung Karno merah, lalu Bung Karno panggil itu Paimin. “Heh,Paimin kesini kamu”

“Siap Presiden”

“Mulai sekarang Pangkat kamu Mayor” kata Bung Karno sambil garuk-garuk jidatnya. Terus tangan Bung Karno notok badan Paimin. “Kalo dadi ajudan sing tenanan ojo keakehan gojekan”

“Siap Presiden”

Paimin mukanya pucat, bayangkan enggak sampai dua jam pangkatnya naik dua kali.

Kata Brigjen Sugandhi, eks Ajudan Bung Karno…kalo mau jadi ajudan itu harus rela jadi Paidon (diludahin) ini ungkapan Jawa untuk mengartikulasi peran ajudan yang bersedia menerima sumpah serapah majikannya bila nggak mood. Brigjen Sugandhi inilah yang mengadu ke Bung Karno bahwa dia mendengar PKI mau berontak dari DN Aidit, hanya saja aduan Sugandhi ditentang oleh Maulwi Saelan, ajudan Bung Karno juga yang adiknya menikah dengan Jenderal Jusuf.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Tertawa Bersama Bung Karno )

Tertawa Bersama Bung Karno

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

BE071562

 


Tongkat Komando Bung Karno

Bung Karno tidak pernah lupa membawa tongkat kebesaran. Salah satu tongkat komandonya merupakan hadiah dari Presiden Filipina Quirino. Tongkat ini yang sering dia bawa ke mana-mana dalam acara resmi di Jakarta maupun ke luar kota, ke daerah-daerah, bahkan ke luar negeri. Belakangan orang bilang, tongkat BK mempunyai kekuatan gaib. Berita burung itu sampai ke telinganya. Ia berkata, “Lo, ini ‘kan cuma dibuat dari kayu biasa, dan juga dibuat oleh manusia biasa yang doyan nasi juga.”

Perintah Berantai

Kalau sedang jalan pagi atau sore hari di halaman istana, Bung Karno selalu memperhatikan keadaan sekitarnya. Bagaimana kebersihannya, keadaan tanaman dan bunga, letak pot-pot bunga masih teratur atau tidak. Suatu pagi, seperti biasa BK jalan-jalan di halaman istana, disertai Sugandhi ajudan presiden dan seorang polisi pengawal pribadi. Melihat bata merah pembatas halaman rumput tidak teratur, BK memerintahkan Sugandhi membetulkan letak bata merah itu. Lantas Pak Gandhi ganti menyuruh pengawal pribadi membetulkannya. Langsung BK berkata, “Ya sudah, kalau kamu tak mau, akan saya kerjakan sendiri.” Bung Karno kemudian membetulkan letak bata merah itu. Dengan cepat Pak Gandhi dan pengawal pribadi ikut membetulkannya.


Rokok Tak Bertuan

Pernah Bung Karno menemukan puntung rokok di sekitar pos penjagaan polisi pengawal pribadi yang tidak dibuang ke dalam asbak. Ia lantas bertanya kepada anggota yang bertugas, “Siapa di antara kamu yang suka merokok? Coba keluarkan, rokokmu merek apa?”

Setelah semua petugas jaga mengeluarkan rokok, tidak ada yang cocok dengan puntung rokok yang dipegang BK. Lalu, ia membuang puntung itu ke asbak di atas meja pos penjagaan dan memerintahkan, agar semua tempat di istana selalu bersih. Jangan dikotori puntung rokok.


Sapu Yang Malang

Halaman istana banyak pohon besar dan rindang. Tetapi jangan sekali-kali memotong dahan atau rantingnya, sebab Bung Karno akan tahu. Semuanya diatur sendiri olehnya, termasuk tanaman-tanaman kecil di halaman istana.

Di sekitar tempat penjagaan Polisi Pengawal Pribadi Presiden, terdapat pohon besar. Dengan sendirinya, banyak daun kering jatuh di bawahnya. Melihat itu BK langsung berhenti dan menyuruh seorang polisi pengawal mencari sapu. Setelah sapu didapat, segera dia memerintahkan membersihkan tempat itu. BK kemudian meneruskan jalan kaki, dan mengitari halaman istana.

Sewaktu anggota polisi pengawal pribadi itu sedang menyapu, datang tukang kebun sambil meminta sapu itu. Sapu diserahkan oleh polisi pengawal kepada tukang kebun, dan secara kebetulan BK melihat adegan serah terima sapu itu. Ia segera kembali ke pos penjagaan dan meminta sapu dari tukang kebun sambil berkata kepada polisi pengawal tadi, “Baik, kalau kamu tidak mau membikin bersih tempatmu sendiri, Bapak yang akan membersihkannya.” Setelah Bung Karno selesai menyapu dan membersihkan tempat penjagaan, sapu dibanting sampai gagangnya patah.

Bung Karno Jadi Tukang Sapu

Pernah juga BK pagi-pagi masuk di sekitar paviliun di Istana Negara, tempat tinggal polisi pengawal pribadi. Di sini BK melihat tempatnya kotor, kamar mandi dan selokan juga kotor. BK memerintahkan seorang polisi pengawal pribadi mencari sapu dan mengumpulkan semua penghuninya. Kemudian, ia berkata, “Lihat, kamu orang saya beri contoh bagaimana caranya membikin bersih tempat kotor ini.” Bung Karno memegang sapu dan terus menyapu serta membersihkan tempat itu. Orang-orang gemetar ketakutan ketika melihat BK membersihkan tempat itu. Selesai menyapu BK berkata, “Bisa tidak kamu membikin bersih tempatmu sendiri?”

Kandang Kuda Untuk Kapten Soedarto

Di Istana Bogor pun BK selalu memeriksa kebersihan sekitar istana, termasuk tempat tinggal para pelayan. Juga garasi dan kandang kuda. Ketika BK sedang memeriksa kebersihan di sekitar istana, ia diikuti seorang polisi pengawal pribadi dan Kapten CPM Soedarto. Sampai di kandang kuda, sang kapten berkata, “Wah, kandang kuda ini lebih bagus dan lebih bersih dari rumahku.” Mendengar kata-kata itu, Bung Karno langsung mendekati Kapten Soedarto dan berkata, “Kalau begitu, kamu tinggal saja di sini.” Semua yang mengikuti Bung Karno tertawa lebar.

Jari Bung Karno Yang Malang

BK mempunyai kebiasaan “aneh”. Beliau selalu memukul­-mukul kap atas pintu mobilnya yang akan dinaiki. Bukan kenapa-kenapa. Sebab, kepala BK pernah terbentur pinggiran atas pintu mobilnya. Mulai saat itu pula pengawal selalu diminta BK untuk mengingatkan dengan kata-kata, “Awas pintu, Pak.” Mendengar kata-kata itu, BK selalu menjawab, “Yooooo,” sambil memukul kap atas pintu mobilnya terus masuk dan duduk di dalam mobil.

Insiden kecil juga pernah terjadi ketika BK menjemput tamu agung dari luar negeri di lapangan terbang Kemayoran Jakarta, dengan mobil sedan terbuka. Waktu pintu mobil ditutup dengan keras oleh Sugandhi, jari tangan BK terjepit pintu mobil hingga luka berdarah. Tentu saja sakit sekali. Akan tetapi, untuk menjaga agar jangan sampai tamunya ikut gelisah, BK tetap tertawa dan melambaikan tangannya kepada rakyat yang ikut menjemput tamu itu.


Bung Karno terseret mobil

Pernah juga Bung Karno terseret pintu mobil di serambi Istana Merdeka. Mobil baru berhenti setelah polisi pengawal BK berteriak keras, “Stop, stop!”, gara-gara mobil buru-buru dimajukan sopirnya. Sejak kejadian itu, sopir BK selalu harus turun dari mobil ketika BK akan turun dari mobil, dan baru naik ke mobil setelah BK sudah naik.


Beramal Dengan Korek Api

Di mejanya selalu terdapat tumpukan koran atau buku bacaan kalau sedang duduk sendirian. Pagi-pagi surat-surat kabar itu harus sudah ada di mejanya. Para anggota DKP (Detasemen Kawal Pribadi) memeriksa, jumlah surat kabar jangan sampai kurang. Kalau ada yang kurang, BK pasti akan menanyakan. Pagi maupun sore hari, ia selalu membaca surat kabar. Bahkan ke kamar kecil pun selalu membaca surat kabar atau majalah.

Bung Karno juga mempunyai kebiasaan khas. Kalau ia duduk di suatu tempat, tidak boleh ada angin dari belakang, tidak boleh ada kipas angin yang dihidupkan di sekitarnya. Ia juga tidak suka tidur di tempat tidur empuk mentul-mentul. Ia terbiasa tidur di tempat tidur beralas papan dan kasur kapuk.

Pernah suatu hari Bung Karno berkata kepada Mangil, “Mangil, kamu itu selalu dekat Bapak. Ibaratnya kamu harus selalu memegang baju Bapak sebelah belakang. Maka dari itu, kamu supaya selalu membawa sakarin dan korek api. Sungguh pun yang minta api itu bukan saya, tetapi orang lain. Kamu memberikan api kepada orang yang akan merokok, kamu dapat pahala.” Sampai-sampai, Mangil selalu membawa korek api, sekalipun ia tidak merokok.

States Express 555

Bung Karno menyukai rokok merek States Express 555. Pernah dalam suatu perjalanan sehabis makan BK minta Rokok “555″, tetapi tidak ada yang punya. Ia berkata kepada rombongannya, “Bapak ini merokok sehari hanya dua batang. Tiap-tiap habis makan satu batang. Kok rokok saya satu kaleng yang isinya 50 batang bisa habis satu hari, itu bagaimana?”

Sejak itu, setiap dalam perjalanan, Mangil membawakan rokok Bung Karno supaya selalu utuh, tidak ada yang berani minta rokok padanya, karena Mangil sendiri tidak merokok. Tetapi kalau keluar istana, selain air putih juga Ovaltine yang selalu disediakan oleh Pembantu Inspektur Polisi Sogol, salah seorang anggota DKP.

Setiap kali akan berpidato, Bung Karno terlebih dahulu selalu minum air putih yang sudah dingin, bukan dikasih air es, atau es atau air yang dimasukkan di dalam kulkas. Tetapi air putih yang sudah dimasak dan dingin, tanpa es. Suatu ketika BK didaulat untuk memberikan wejangan oleh rakyat setempat dalam suatu perjalanan ke daerah Aceh. Sebelum berpidato, Bung Karno minta air minum. Rakyat berebut ingin memberikan air minum. Bung Karno berkata, “Saya minta air minum, bukan air teh, bukan kopi, juga bukan bir. Bapak hanya minta air putih yang sudah dimasak dan sudah dingin tanpa diberi es.”

Bung Karno Dan Wayang Kulit

BK senang sekali menonton pergelaran wayang kulit di Istana Negara. Dalam suatu pertunjukan wayang, ia kagum akan kepahlawanan dan kepatriotan Gatotkaca.

Pernah suatu pagi, seusai menonton pertunjukan wayang kulit, BK bertanya kepada Sugandhi, ajudan Presiden, “Ndi, lucu tidak banyolannya tadi malam?” Sugandhi menjawab, “Lucu sanget, Pak (lucu sekali, Pak).” “Coba tirukan, apa yang kau anggap lucu,” kata BK lagi. Sugandhi tidak dapat menirukan dan dengan terus terang menjawab,“Dalem mboten ningali, Pak (saya tidak nonton, Pak).” Bung Karno hanya tertawa mendengar pengakuan jujur itu.


Korban Tari Lenso

Bung Karno juga senang menari lenso dalam acara-acara khusus, baik di Istana Merdeka, Istana Negara, Istana Bogor, atau Istana Cipanas. Untuk melayani BK santai, dibentuklah kelompok band ABS, Asal Bapak Senang. Semua lagu kesenangan BK dipelajari dengan baik. BK merasa cocok dengan adanya tim kesenian ini. Kalau BK sedang menari lenso dan iramanya disenangi, tidak boleh diganti dengan lagu lain, sekalipun yang mendengarkan mungkin sudah bosan.

Pernah pada suatu hari Bung Karno dan Ibu Hartini mendapat undangan makan di tempat peristirahatan Duta Besar Amerika Serikat Howard Jones di Puncak, Cipanas. Sehabis makan siang, Bung Karno memanggil saya dan bertanya, “Anak-anak ada atau tidak?” Bung Karno menari lenso dengan Ny. Jones, yang menyanyi semua anggota polisi pengawal pribadi, sambil memukuli peralatan dapur seadanya untuk memberikan suara dan irama lenso yang dikehendaki BK. Tanpa alat musik pun, tari lenso berlangsung meriah. Selain BK, juga ikut menari Ibu Hartini, Duta Besar Howard Jones dan nyonya, juga para anggota staf Kedutaan Besar AS. Seusai acara, alat-alat dapur tadi pada penyok.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Tertawa Bersama Bung Karno )

Tertawa Bersama Bung Karno

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

HU024594

 


Presiden Juga Bisa Minta Ma’af

Pernah suatu hari di Jakarta, BK marah sekali. Delapan orang pengawal dikumpulkan lalu ditempeleng satu per satu. “Saya mohon Bapak sabar dulu …,” kata Mangil, salah satu korban kemarahan. Belum sampai habis bicara, BK membentak Mangil, “Diam!” Anggota pengawal yang baru saja menerima hadiah bogem mentah itu saling melihat satu sama lain dan semua ketawa kecil.

Setelah kembali ke istana, Bung Karno memanggil Mangil, dan berkata, “Mangil, kau mau tidak memaafkan Bapak? Bapak meminta maaf kepada anak buahmu. Ternyata Bapak berbuat salah kepada anak buahmu.”

“Tidak apa-apa, Pak,” jawab Mangil. Kemudian Bung Karno merangkul Mangil. Belakangan diketahui, BK telah menerima laporan yang salah dari orang lain mengenai salah satu anak buah Mangil.

Banyolan Pengawal Pribadi

Seperti biasanya Bung Karno pergi sore hari bersama Ibu Fatmawati dengan mobil. Mobil Bung Karno di garasi tidak dapat distarter oleh Pak Arif, sopirnya. Begitu tutup mesinnya dibuka, ternyata accu-nya tidak ada.

Accu mobil dipakai oleh ajudannya tanpa memberi tahu terlebih dahulu kepada Pak Arif dan tanpa seizin Bung Karno. BK pun marah. Anggota pengawal pribadi tak berani berkutik. Mereka malah bersikap sempurna dengan berdiri tegap, juga tidak berani bergerak sedikit pun, kecuali matanya yang kedap­kedip, sehingga BK tertawa melihatnya.

Prihatin Yang Memprihatinkan

Biasanya, kalau BK sedang marah, tidak ada yang berani menghadap, kecuali Prihatin, salah seorang anggota Polisi Pengawal Pribadi Presiden. Ketika makan bersama di Istana Tampaksiring di Bali, BK berkata, “Kamu orang itu terlalu. Kalau saya sedang marah, selalu Prihatin yang kau suruh menghadap. Dia sering saya semprot dan saya tahu dia tidak salah. Saya merasa kasihan sama Prihatin. Besok kalau saya ke luar negeri, Prihatin akan saya ajak. Lha mbok kalau saya sedang marah, yang disuruh menghadap saya seorang wanita cantik dengan membawa map surat-surat yang harus saya tanda tangani, ‘kan saya tidak jadi marah. Jullie te erg. Lagi-lagi Prihatin yang datang!” Betul saja, waktu BK pergi ke Kanada, Prihatin diajak.

Kaca Mata

BK juga pernah marah sekali dan berkata, “Godverdomme. Saya tidak akan berangkat kalau kacamata Bapak tidak ada.” Saat itu BK hendak membaca surat dalam perjalanan dari istana ke lapangan terbang Kemayoran. Ternyata kacamatanya tertinggal di istana.

Radio Kenangan

Suatu pagi Bung Karno jalan kaki mengelilingi istana. Dari arah kamar ajudan presiden, ia mendengar suara radio diputar keras. Ia bertanya kepada seorang pengawalnya, “Siapa itu yang nyetel radio keras-keras?” Polisi pengawal menjawab, bahwa radio itu ada di dalam kamar ajudan. Sang presiden masuk ke ruang ajudan itu, dan berkata,“Kunnen jullie niet leven zonder radio?” (Tidak dapatkah kalian hidup tanpa radio [keras-keras]). Kebetulan yang ada di ruang itu Kapten Andi Jusuf, yang dijadikan umpan oleh Gandhi dan Mangil.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Tertawa Bersama Bung Karno )

Tertawa Bersama Bung Karno

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

0aa833f42021819c large

 


Pesta Yang Memalukan

Pernah dalam suatu resepsi di Istana Merdeka, seorang pejabat tinggi membisiki Bung Karno, bahwa saputangan kecil berwarna putih yang menghiasi saku jas Jusuf Muda Dalam agar diambil BK. Itu bukan saputangan asli, tetapi palsu! Tentu saja BK ingin tahu dan terus berusaha mendekati Jusuf Muda Dalam. Pak Jusuf sendiri tidak menaruh curiga ketika didekati BK dengan tersenyum. Setelah dekat sekali, BK tiba-tiba mengambil hiasan putih yang menyerupai setrip putih di atas saku jas Pak Jusuf.

Pak Jusuf terperanjat dan berusaha mempertahankannya. Tetapi sudah terlambat karena benda itu sudah di tangan BK. Ketika BK membuka kain putih itu, orang-orang tertawa terbahak-bahak. Mereka melihat sebuah pakaian dalam perempuan, bersih, putih, dan masih baru. Tetapi itu celana dalam untuk boneka kecil.

Presiden Menunggu Pengawal

Pernah ada kejadian langka, Bung Karno harus menunggu seorang pengawalnya. Peristiwa itu berlangsung ketika BK pergi ke rumah dokter gigi di Kota Baru, Yogyakarta, dengan sopir Pak Arif, beserta ajudan Pramurahardjo dan dikawal Sudiyo.

Belum lama BK tiba di rumah dokter itu, Sudiyo lapor kepada ajudan presiden, perutnya sakit. Atas keputusan ajudan, Pak Arif diperintahkan mengantar Sudiyo pulang ke istana, dan membawa seorang pengawal pribadi yang sedang bertugas, sebagai pengganti.

Sebelum mobil tadi kembali ke rumah dokter, BK sudah pamit kepada tuan rumah, untuk segera kembali ke istana. Setelah BK sampai di serambi depan, ajudannya gelisah. Ajudan pun melaporkan, mobil belum datang karena dipakai mengantar Sudiyo yang sedang sakit perut, pulang ke istana. Mendengar laporan itu, BK tidak marah, malah berkata, “Baik, tidak apa­-apa. Saya tunggu dulu di sini.”

Setelah mobil dan pengawalnya datang, Bung Karno pamit lagi kepada tuan rumah. Sampai di halaman istana, beliau melihat Sudiyo yang tadi sakit perut telah berdiri tegap di serambi istana, siap membuka pintu mobil BK. Bung Karno langsung bertanya kepada Sudiyo, “Kamu tadi sakit perut?” Sudiyo menjawab, “Ya, Pak.”

Bung Karno selanjutnya menganjurkan kepada Sudiyo, agar lain kali kalau hendak tugas supaya makan pagi dulu, jadi tidak masuk angin. Sambil malu-malu Sudiyo kembali menjawab, “Ya, Pak.”

Debat Bung Karno dan Sopir

Dalam suatu perjalanan jauh, BK pernah bertanya pada Pak Arif, “Rif, apa ini yang bunyi berisik?”

Pak Arif menjawab dengan tenang, “Mobilnya, Tuan.”

Bung Karno kembali bertanya, “Kenapa tidak kau cari yang berisik itu dan kau betulkan?”

Pak Arif menjawab, “Dicari sih sudah, Tuan. Tetapi belum ketemu. Orang namanya besi beradu dengan besi, tentu saja berisik sekali, Tuan.”

Mendapat jawaban dari Pak Arif, Bung Karno tidak lagi bertanya.

Perhatian Sang Presiden

Pernah juga BK membatalkan keberangkatan rombongan sewaktu akan meninggalkan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Karena BK mengetahui, semua pengawal belum mendapat sarapan pagi. Padahal rombongan sudah siap berangkat. Bung Karno memerintahkan ajudan supaya keberangkatannya ditunda sampai para pengawal selesai makan pagi.

Selanjutnya, BK memerintahkan ajudannya supaya selalu memperhatikan semua sopir dan pengawal yang sedang bertugas mengawalnya, jangan sampai mereka telantar makan dan minumnya.

Presiden Dibentak Pembagi Roti

Di Istana Merdeka Jakarta, pertengahan 1950, Sudiyo gendut sedang bertugas mengambil sarapan roti dari dapur untuk kawan-kawannya di paviliun. Ketika sedang komat-kamit menghitung jumlah roti yang dibawanya, ia berpapasan dengan Bung Karno yang sedang jalan pagi di halaman istana. Sudiyo memberi salam dengan santai, “Goede morgen mijnheer,” sambil terus berlalu. Ia mengira sedang berpapasan dengan Ven Der Bijl, orang Belanda yang bertugas di istana.

Mendengar ucapan salam itu, Bung Karno langsung berhenti. Beliau menoleh ke arah Sudiyo, dan bertanya kepada pengawalnya, “Siapa dia?”

“Sudiyo gendut, Pak,” jawab sang pengawal.

Bung Karno mengajak pengawalnya itu membuntuti Sudiyo. Ketika Sudiyo sambil jongkok masih juga sibuk menghitung jumlah roti yang dibawanya, BK berdiri di belakangnya sambil berkata, “Kalau rotinya masih saja kurang, ambil lagi ….”

Tanpa menoleh Sudiyo malahan membentak dengan suara keras, “Ya, nanti saja wong masih dihitung kok.”

Bung Karno tertawa, tetapi pengawal langsung menegur Sudiyo, rekannya itu, “He, lihat dulu, kamu sedang bicara dengan siapa?”

Begitu menoleh, Sudiyo baru tahu Bung Karno sudah berdiri di belakangnya. Dengan gemetaran Sudiyo langsung berdiri dan dengan sikap sempurna, melapor, “Siap Pak, Sudiyo mohon maaf.” BK tersenyum dan meneruskan jalan pagi sambil mengontrol kebersihan serta kerapian tanaman di halaman.

Pohon Sawo Berbuah Polisi

Di halaman Istana Yogyakarta yang luas, tumbuh beberapa pohon buah-buahan, antara lain mangga, jambu, kedondong, dan sawo. Kalau sedang panen buah-buahan, Ibu Fatmawati sering membagi-bagi buah-buahan itu.

Pada suatu hari, Bung Karno memergoki seorang anggota Polisi Pengawal Pribadi sedang berada di atas pohon sawo. Anggota polisi itu tahu kalau BK mendekati pohon sawo dan mengira tidak melihatnya. Saking ketakutannya, dia diam di atas pohon tanpa bergerak dengan harapan tak diketahui BK. Bung Karno sengaja tak mau melihat ke atas pohon sawo itu. Kepada polisi yang ada di dekatnya, ia berkata, “Itu buah sawonya kok tambah?”

Anggota pengawal yang diajak bicara kontan tertawa, pengawal yang ada di atas pohon pun ikut tertawa, tapi dengan nada ketakutan. Lalu Bung Karno berkata lagi, “Bapak ‘kan sudah bilang, biar buahnya tua dan matang dulu. Nanti kamu orang juga dibagi. Kalau kamu tidak sabar, pindahkan saja pohon sawo ini ke dekat asramamu itu ….”

Bung Karno kemudian meninggalkan pohon sawo itu. Setelah BK tidak kelihatan lagi, polisi yang ada di atas pohon baru berani turun. Kawan-kawannya pun mengejek, “Rasain lu.” Mulai saat itu, tidak ada lagi yang berani memanjat pohon buah-­buahan.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Tertawa Bersama Bung Karno )

Aku Bukan Santri, Tapi Aku Muslim Sejati

Posted on 22/10/2011. Filed under: Sejarah, Tokoh |

Bila seorang muslim adalah orang yang selalu memakai sarung, maka Bung Karno bukan seorang muslim. Bila seorang muslim adalah mereka yang selalu menggunakan surban, jelas Bung Karno bukan seorang muslim. Tapi apabila anda berpendapat bahwa seorang muslim adalah mereka yang menjalankan perintah Allah Swt serta menjauhi larangannya, maka dapat saya katakan bahwa Bung Karno seorang muslim yang taat beragama. Bung Karno bukan sosok seorang Islam santri. Itulah saebabnya ia tidak diakui sebagai seorang pemimpin Islam. Bung Karno tak kalah banyaknya menulis tentang Islam, bahkan ia lebih banyak menulis dan berpidato mengenai Islam, yang mengeluarkan pemikiran-pemikiran keislaman, katimbang Dr. Sukiman yang justru lebih banyak berbicara mengenai nasionalisme Indonesia. Karena itu dari sudut sejarah perlu dipertambangkan kembali kedudukan Bung Karno sebagai, paling tidak, seorang pemikir Muslim, yang turut menyumbang, secara cukup berarti, dalam wacana keislaman. Bahkan Bung Karno boleh di bidang telah berjasa sangat besar dalam da’wah Islam. Tidak banyak yang tahu, bahwa Bung Karno, adalah orang kunci dalam berdirinya Masjid Salman di kampus ITB. Pada suatu waktu, panitia pendirian masjid Salman pada tahun 1960-an, telah gagal menempatkan pembangunan masjid tersebut di dalam kampus. Tapi tiba-tiba Bung Karno menanyakan status rencana pembangunan tersebut dan menanyakan pula gambarnya dan memanggil panitia pembangunan. Setelah berdiskusi dan memberi komentar, maka ia menulis dalam rancana itu aku namakan masjid ini Masjid Salman, dengan inisial Soek. Itu berarti Bung Karno selaku Presiden RI, telah menyetui pendirian sebuah masjid di kampus. Padahal, pihak rektorat telah menolaknya yang meminta agar masjid tersebut dibangun di luar kampus. Dengan demikian, maka Salman adalah masjid kampus di universitas negeri yang pertama di Indonesia, yang baru kemudian diikuti dengan berdirinya masjid Arief Rahman Hakim, di kampus UI, Salemba, masjid Salahuddin, di kampus UGM atau masjid Raden Patah, di kampus Universitas Brawijaya. Selanjutnya pendirian masjid kampus itu diikuti oleh hampir semua universitas yang memiliki kampus. Masjid model Salman ini mengikuti visi masjid modern yang tidak saja merupakan pusat ibadah (tempat sholat saja), tetepi juga pusat kebudayaan dan kegiatan da’wah di ka langan terpelajar, khususnya mahasiswa. Pemberian nama Salman tidak pula sembarangan. Ini mencerminkan pengetahuan Bung Karno mengenai Islam. Dalam sejarah Islam, sahabat Salman dari Parsi, dianggap sebagai seorang arsitek, yang mengusulkan dan memimpin pembangunan benteng berupa parit dalam Perang Chandaq (Perang Parit). Interpretrasi historis terhadap tokoh Salman ini diterima oleh kalangan cendekiawan maupun ulama dan menjadi interpretrasi populer yang diucapkan dalam ceramah-ceramah dan khutbah-khutbah jum’at dalam wacana da’wah. Sejak munculnya nama Salman sebagai arsitek sahabat Nabi, maka profesi arsitek Muslim diakui dan menjadi populer. Pola arsi-tektur masjid modern, juga berkembang, walaupun juga berkat kreativitas Ir. Noekman, yang sangat dikenal sebagai arsitek Muslim dari Masjid Salman ITB. Dalam kaitan ini, tidak bisa dilupakan, bahkan Bung Karno sen diri adalah seorang arsitek. Tapi jasa Bung Karno sebagai pemikir budaya tidak sampai di situ. Ia menerima pula ide Haji Agus Salim, yang dijulukinya The Grand Old Man, julukan itu juga diterima dan menjadi populer dalam wacana gerakan Islam di Indonesia , walaupun Haji Agus Salim pernah memberikan kritik tajam terhadap gagasan nasionalisme Bung Karno, untuk membangun Masjid Baitul Rahim, sebuah masjid di halaman istana negara dengan arsitektur yang indah, yang seringkali dibandingkan dengan gereja.

Visi Bung Karno tentang masjid mencapai puncaknya dengan pendirian masjid Istiqlal, yang merupakan pengakuan terhadap jasa umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan, karena Istiqlal artinya adalah kemerdekaan, yang arsteknya adalah seorang Nasrani, Ir. Silaban. Itu semua mencerminkan pandangan keagamaan Bung Karno yang luas dan terbuka. Sulit menemukan pandangan seorang pemikir Muslim yang se liberal Bung Karno. Namun demikian, Bung Karno tetap saja tidak diakui sebagai seorang pemimpin Islam atau pemimpin umat Islam dan juga tidak diakui sebagai seorang pemikir Islam. Atau dalam rumusan yang lebih kena, seperti kata Bambang Noorsena, para pengritiknya dari kalangan politisi Islam, meragukan kemurnian keislaman Bung Karno. Syed Husein Alatas, seorang sosiolog Malaysia, yang lama mengajar di Universitas Singapore, pernah menulis buku tentang Islam dan Kita, dan dalam buku itu ia menampilkan empat tokoh nasional Indonesia dan kaitannya dengan Islam. Di situ ia menyebut Bung Karno sebagai seorang pemimpin Muslim namun tidak memiliki komitmen perjuangan Islam dan bahkan secara politis menantang Islam. Tokoh yang disebutnya pemimpin Islam yang ideal adalah Syafruddin Prawiranegara, seorang terpelajar yang mempunyai pemikiran tentang Islam dan memiliki komitmen pula terhadap gerakan dan politik Islam. Ada dua orang tokoh lagi yang ia bahas, yaitu Sutan Syahrir dan Tan Malaka. Syahrir adalah seorang yang lahir dari keluarga Muslim di Minangkabau, tempat kelahiran banyak pemimpin Islam, antara lain Haji Agus Salim dan Mohammad Natsir, tetapi ia ketika telah menjadi pemimpin telah tercerabut (uprooted) dari lingkungan masyarakatnya dan menjadi tak acuh (indefferent) ter-hadap Islam. Sedang Tan Malaka adalah seorang yang masih mengaku Muslim, mempunyai pengetahuan dan pemikiran mengenai Islam, tetapi pada dasarnya ia adalah seorang komunis yang ingin memperalat Islam dan kaum Muslim untuk mencapai tujuan perjuangan komunisme di Indonesia. Bung Karno, sebagai seorang Muslim adalah kebalikan dari Syahrir. Ia memang berasal dari keluarga abangan dan baru pada umur 18 tahun berkenalan dengan Islam. Namun kemudian ia berkembang menjadi seorang Muslim, walaupun belum bisa atau mungkin juga tidak mau disebut santri. Walupun begitu, orang seperti A. Hassan atau Mohammad Natsir, tidak meragukann keyakinannya terhadap Islam. Barangkali ia tepat disebut sebagai seorang muslim marginal.

Ada beberapa faktor yang membentuk persepsi orang terhadap Bung Karno. Pertama ia dianggap memiliki latar belakang dan masih dipengaruhi agama Hindu dan Buddha, atau mungkin masih dipengaruhi oleh apa yang disebut oleh antropolog Clifford Geertz, agama Jawa. Ajaran pewayangan masdih nampak mempengaruhinya, walaupun ia adalah seorang yang mendapatkan pendidikan modern Barat. Kedua, ia sering menyatakan dirinya sebagai penganut Marxisme atau paling tidak mempergunakan (sebagian) teori Marxis dalam analisis-analisis nya Dalam suatu rekaman wawancara yang diberi judul Tabir adalah lambang Perbudan (Panji Islam, 1939), ia pernah berkata dengan bangga: Saya adalah murid dari Historische School van Marx. Pernyataan ini sangat berani, karena pengakuannya itu dikeluarkan justru ketika ia sedang berebicara mengenai Islam , khususnya pandangan Islam mengenai perempuan. Satu hal yang tidak bias kita abaikan adalah Bung Karno mendapatkan gelar doktor honoris causa di bidang tauhid, oleh sebuah lembaga pendidikan agama yang prestisius, IAIN Syarif Hidayatullah, bahkan juga mendapat gelar honoris causa di bidang filsafat oleh Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Gelar itu tidak mungkin diberikan oleh sebuah universitas Islam seperti Al Azhar, jika lembaga itu meragukan iman Bung Karno dalam ketauhidan. Pada waktu muda, Bung Karno pernah menjadi anggota Sarekat islam dan Partai Sarekat Islam. Memang ia kemudian keluar dari partai itu dan mendirikan sendiri PNI bersama-sama dengan kawan-kawan nasionalis yang sepaham yang menganut aliran nasionalis sekuler. Tapi ia tetap mempertahankan citranya sebagai seorang Muslim, antara lain dengan bergabung dengan Muhammadiyah, sebuah organisasi yang berfaham tauhid keras (hard tauhid). Ia bahkan aktif sebagai anggota pengurus lokal, ketika berada dalam pembuangannya di Berkulu. Sebagai anggota dan aktivis Muhyammadiyah, Bung Karno pernah mengeluarkan semboyan yang kemudian menjadi sangat populer dan menjadi semboyan semua anggota Muhammadiyah, yaitu Sekali Muhammadiyah tetap Muhammadiyah. Konon ia pernah berwasiat, jika meninggal dunia, ia diusung dalam keranda yang di-tutup dengan bendera Muhammadiyah. Soekarno muda memang banyak berkenalan dan dipengaruhi oleh Islam aliran Persatuan Islam yang diasuh oleh A. Hassan, dimana seorang pemimpin Islam terkemuka, Mohammad Natsir dididik. Ia pernah pula mengaku tertarik dan belajar banyak dari pemikiran Ahmadiyah. Tapi pilihan ter-akhirnya adalah Muhammadiyah yang beraliran sebersih-bersih tauhid. Bung Karno mulai belajar Islam secara serius, ketika ia meringkuk di penjara sukamiskin, Bandung, dari mana ia membaca terbitan-terbitan Persatuan Islam, yang kini mungkin disebut sebagai aliran fundamentalisme Islam, sebagaimana Al Islam, Solo, dimana M. Amien Rais pernah lama belajar. Kegiatan belajarnya makin intensif ketika ia berdiam di Endeh, Flores. Di situ dan pada waktu itulah ia berkorespondensi dengan A. Hassan, pemimpin lembaga pendidikan Persatuan Islam yang mula-mula berpusat di Bandung tapi kemudian berpindah ke Bangil, Jawa Timur hingga sekarang ini yang dikenal sebagai penerbit majalah Al Mu-slimun. Tapi, sebelum masa Surat-surat dari Endeh itu, Soekarno muda sudah memiliki persepsi tentang Islam, yang agaknya ia peroleh dari guru dan sekaligus mertuanya, H.O.S. Tjokroaminoto. Persepsinya mengenai Islam adalah, bahwa Islam adalah sebuah agama yang sederhana, rasional dan mengandung gagasan kemajuan (idea of pro-gress) dan egaliter. Di balik perhatiannya terhadap islam sebagai ajaran, Soekarno muda sebenarnya menaruh perhatian terhadap masyarakat Islam atau kondisi umat Islam, dalam konteks kolonialisme dan imperialisme. Di samping ingin memperdalam ajaran-ajaran Islam, baik dari segi ibadah maupun siyasah (politik) dan mu’amalah (sosial-ekonomi), Soekarno menaruh perhatian terhadap aspek masyarakat dan paham-paham keagamaannya. Dalam melihat segi-segi kemasyarakatan, Soekarno yang terlibat dan memimpin pergerakan nasional dan mempelajari ilmu-ilmu sosial dan sejarah, termasuk membaca karya-karya Karl Marx, merasa kecewa dan tidak menyetujui paham-paham Islam tradisional. Soekarno muda, walaupun masih dan ingin belajar tentang Islam, namun sudah berani menyatakan pendapat-pendapatnya yang kritis. Soekarno muda yang sangat energetik itu, menyerang doktrin taklid dan sikap menutup pintu ijtihad. Ia menantang kekolotan, ketakhayulan, bid’ah dan anti-rasionalisme yang dianut oleh masyarakat Muslim Indonesia. Ia berpendapat, bahwa Islam telah disalah-tafsirkan, karena umat Islam dan para ulamanya lebih percaya dan berpedoman kepada hadist-hadist dan pendapat ulama, dari pada berpedoman kepada al Qur’an. Ia pernah meminta kiriman buku kunpulan hadist Bukhari, karena ia mencurigai beredarnya hadist-hadist palsu yang bertentangan dengan al Qur’an. Di sini Soekarno muda sudah memasuki pemikiran kritik hadist, yang hanya baru-baru ini saja menjadi perhatian studi akademis. Pandangan Soekarno itu memang tidak baru, karena tema-tema itulah yang telah dibawa oleh gerakan Muhammadiyah yang beraliran moderbis. Karena itu, maka Soekarno muda sebenar-nya adalah penganut paham Islam modernis.

Dalam mempelajari Islam, Bung Karno meminta bahan-bahan dari Persatuan Islam Bandung, ia ingin mencocokkan dengan pandangannya sendiri. Ia ingin membaca buku The Spirit of Islam yang terkenal karya Syed Ameer Ali umpamanya, untuk dibandingkan dengan pandangannya sendiri. Karena ia telah memiliki persepsi dan asumsi mengenai ajaran Islam, maka ia ingin menampilkan pandangannya sendiri tentang Islam. Ia berfikir, hendaknya dilakukan kritik terhadap paham-paham Islam yang tradisional, untuk kemudian dikembalikan kepada sumber ajaran Islam yang paling autentik, yaitu al Qur’an. Anehnya, Soekarno yang bersemangat itu, menganjurkan dipakainya ilmu pengetahuan modern (modern science), seperti ilmu-ilmu sosial, biologi, astronomi atau elek-tronika untuk memahami al Qur’an.

Dalam perkataannya sendiri:
Bukan sahaja kembali kepada al Qur’an dan Hadist, tetapi kembali kepada al Qur’an dan Hadist dengan mengendarai kendaraannya pengetahuan umum. Ia bersikap kritis terhadap kitab-kitab tafsir, seperti ka-rangan Al-Baghawi, Al-Baidhawi dan Al Mazhari, karena tafsir-tafsir itu belum memakai ilmu pengatahuan modern.

Pandangan jauhnya terlihat dalam ucapannya sebagai berikut:
Bagaimana orang bisa betul-betul mengerti firman Tuhan bahwa segala sesuatu itu dibikin oleh Nya ‘berjodoh-jodohan’, kalau tak mengetahui biologi, tak mengetahui elektron, tak mengetahui positif dan negatif,tak me-ngetahui aksi dan reaksi?. Bagaimana orang bisa mengatahui firmanNya, bahwa kamu melihat dan menyangka gu-nung-gunung itu barang keras, padahal semuanya itu berjalan selaku awan, dan sesungguhnya langit-langit itu asal-muasalnya serupa zat yang berlaku, lalu kami pecah-pecah dan dan kami jadikan segala barang yang hidup daripada air, kalau tidak mengerti sedikit astronomy? Dan bagaimanakah mengerti ayat-ayat yang meriwayat kan Iskandar Zulkarnain, kalau tidak mengerti sedikit history dan archeology?

Pendekatan inilah yang kelak diikuti oleh scientist Muslim seperti Sahirul Alim, Ahmad Baiquni atau M. Immaduddin Abdurrahim.

Ia menganjurkan agar umat Islam itu tidak menengok ke belakang, termasuk hanya mengagumi dan mengaung-agung kan zaman kejayaan Islam (Islamic Glory), melainkan melihat jauh kemuka. Kuncinya adalah membuang jauh sikap anti-Barat secara priori. Ia juga mengecam sikap tradisional yang disebutnya sebagai semangat kurma dan semangat sorban. Saran lain yang dikemukakannya adalah tidak terpaku pada yang halal dan haram saja, tetapi juga kepada hal-hal yang mubah dan jaiz, dimana umat Islam mempunyai kemerdekaan berfikir, sesuai dengan hadist nabi “Engkau lebih tahu mengenai masalah duniamu (antum a’lamu bi umuri duniakum).”

Tidak saja di lapangan pemikiran, Soekarno banyak menganjurkan perhatian, tetapi juga di bidang da’wah. Ia mengagumi kegiatan misi Katholik di Flores dan menganjurkan agar hal yang sama bisa dilakukan oleh da’wah Islam.

Kritik Soekarno muda memang blak-blakan dan keras, sehingga ia sendiri merasa bisa disalah-pahami sebagai anti-Islam. Walaupun menyadari risiko itu, ia tidak berhenti mengkritik paham-paham Islam yang kolot. Tapi lebih tepatnya, di bidang da’wah ia lebih bersimpati kepada muballig-muballig yang modern-scientific dan mengecam muballig-mubalig ala kyai bersorban dan ala hadramaut. Ia sangat menghargai umpamanya, muballig seperti Mohammat Natsir yang menulis Islam dalam bahasa Belanda untuk kaum terpelajar.

Ia agaknya menginginkan, agar umat Islam mengembangkan segi keduniaanya yang nabi Muhammad saw telah me-mberikan kebebasan berfikir. Dalam rumusannya sendiri ia berkata:

Kita tidak ingat bahwa Nabi saw sendiri telah menjaizkan urusan dunia menyerahkan kepada kita sendiri perihal urusan dunia, membenarkan segala urusan dunia yang baik dan tidak haram atau tidak makruh. Kita royal sekali dengan perkataan kafir , kita gemar sekali mencap segala barang yang baru dengan cap kafir. Pengetahuan Barat-kafir, radio dan kedokteran – kafir pantalon dan dasi dan topi-kafir, sendok dan garpu dan kursi-kafir, tulisan Latin – kafir, ya pergaulan dengan bangsa yang bukan Islampun – kafir ! Padahal apa-apa yang kita namakan Islam? Bukan Roch Islam yang berkobar-kobar, bukan api Islam yang menyala-nyala, bukan Amal Islam yang mengagumkan, tetapi …. dupa dan korma dan jubah dan celak mata !

Kritik-kritik terhadap Islam tradisional yang kolot, memang terasa tajam. Tetepi espresi itu sebanarnya jus tru menunjukkan sikap jujurnya. Ia tidak takut dicap anti-Islam. Namun sikap yang sangat menghendaki kemaju an itu agaknya pernah menimbulkan kejengkelan A. Hassan, sehingga Soekarno mudah dituduhnya telah kebablasan , sehingga cenderung menghalalkan apa yang dalam fiqih disebut haram. Soekarno memang banyak mengkritik pemikiran dan cara berfikir fiqih dan cara berfikir taqlid terhadap ulama terdahulu. Ia menginginkan ber-fikir dan melakukan reinterpretasi langsung kepada al Qur’an dan Hadist yang sahih, sebab ia percaya bahwa Hadist yang sahih tidak bertentangan dengan rasionalisme dan kemoderanan.

Memang kritik-kritik Haji Agus Salim, A. Hassan dan Mohammad Natsir, ada kalanya cukup telak, misalnya dalam mengoreksi paham cinta tanah air yang bisa menjerumuskan kita ke dalam memberhalakan tanah air, bangsa dan ras.

Soekarno juga tidak merasa dendam terhadap para pengeritiknya, bahkan ia sangat menghargai pemikiran semacam dari Haji Agus Salim dan Natsir. Ketika Bung Karno telah menjadi Presiden RI, ia bahkan mengangkat Natsir sebagai sekretarisnya yang sangat ia percaya. Banyak yang menyayangkan bahwa hubungan Natsir-Soekarno itu retak. Kalangan Islam sendiri banyak menyayangkan sikap Natsir umpamanya, mengapa ia tidak memelihara hubungan dengan Soekarno, malahan lebih dekat dan dalam politik bahkan mengikut kepada Syahrir

Kritik-kritiknya terhadap paham Islam tradisional, betapapun tajam dan kerasnya. Kritiknya yang jelas terpampang dalam tulisannya yang berjudul: Tabir adalah lambang Perbudakan, Tabir tidak diperintahkan oleh Islam.

Tapi di sini, nampak prasangka baik Bung Karno terhadap Islam. Ia tidak menantang ajaran Islam itu sendiri, melainkan mengatakan bahwa tabir itu tidak diperintahkan Islam. Ia tidak percaya bahwa mensekat kelompok laki-laki dan perempuan itu adalah perintah Islam. Pandangan Bung Karno itu ternyata dibenarkan oleh Haji Agus Salim. Tapi sikap Bung Karno sendiri tegas dan uncompromising. Ia bahkan pernah protes dengan meninggalkan suatu pertemuan Muhammadiyah, karena pertemuan itu membuat tabir, padahal ia melihat tabir adalah lambang perbudakan perempuan.

Soekarno muda sendiri tertarik kepada Islam karena wacana Sheikh Mohammad Abduh dan syed Jamaluddin Al afghani yang dikenal sebagai pelopor faham Islam modernis yang dikiuti oleh Masyumi dan Muhammadiyah.

Soekarno muda mengakui adanya apa yang disebut Islamisme yang merupakan sebuah ideologi, seperti Marxisme dan Nasionalisme.
Tapi konsep Islamisme itu sendiri tidak lagi berkembang, selain beberapa tulisan Mohammad natsir tentang konsep negara dalam Islam atau islam sebagai dasar negara yang masih bersifat sangat umum. Hal ini menunjukkan betapa telah majunya pemikiran Bung Karno mengenai kemungkinan dikembangkannya sebuah ideologi Islamisme. Disini kita tidak melihat bahwa Bung Karno itu anti Islam-politik.

Masih tentang Islam Bung Karno pernah menjelaskan:
Kaum Islamis tidak boleh lupa, bahwa kapitalisme, musuh Marxisme itu, ialah musuh Islamisme pula! Sebab meer warde sepanjang Marxisme, dalamn hakekatnya tidak lainlah daripada riba sepanjang faham Islam. Meer warde, ialah teori: memakan hasil pekerjaan lain orang, tidak memberi bahagian keuntungan yang seharusnya menjadi bahagian kaum buruh yang bekarja mengeluarkan untung itu, –teori meerwarde itu disusun oleh Karl Marx dan Frederich Engels yang menarangkan asal-asalnya kapitalisme terjadi. Meerwarde inilah yang menjadi nyawa segala peraturan yang bersifat kapitalistis; dengan memerangi meerwarde inilah kaum Marxisme meme-rangi kapitalisme sampai pada aker-akarnya !

Pandangannya yang menyeluruh dan terbuka menganai islam digambarkan dalam karangannya dalam Panji Islam (1940) tentang Me `muda’ kan Pengertian Islam. Dalam karangannya itu ia antara lain mengemukakan preporisi tentang flkesibilitas hukum Islam. Ternyata pandangannya ini dikecam secara tajam dan sinis oleh A. Hassan. Padahal, Soekarno hanyalah mengutip pandangan Sayid Ameer Ali dalam bukunya The Spirit of Islam. Cuma Soekarno mempergunakan istilah yang kurang tepat, yaitu mengumpamakan fleksibilitas itu dengan karet, sehingga ditangkap oleh A. Hassan, bahwa Soekarno menganggap hukum Islam itu seperti hukum karet:
hukum yang jempol haruslah seperti karet, katanya, dan kekaretan ini adalah teristimewa sekali pada hukum-hukum Islam.
Padahal menurut citranya, hukum itu haruslah tegas untuk menjamin apa yang disebut kepastian hukum.

Dalam tulisannya mengenai memudakan pengertian Islam itu Bung Karno sebenarnya ingin memajukan Islam dan masyarakat Islam. Ia ingin agar Islam yang telah dimudakan itu mampu membawa dan menjadi motor per-ubahan kemasyarakatan. Hanya saja di dalam kehidupan politik, Bung Karno tidak menyetujui penggunaan simbol Islam. Ia ingin Islam masuk ke dalam paham kebangsaan. Ia juga mengecap sistem ketata-negaraan Islam menyetujui sistem demokrasi parlementer yang dianggapnya sebagai demokrasi borjuis itu. Agaknya ia berharap Islam mempunyai konsep sendiri mengenai demokrasi yang mengarah kepada gagasan demokrasi terpimpin , yang kira-kira demokrasi yang berdasarkan permusyawaratan daripada berdasarkan kebebasan yang memberi peluang bagi tumbuhnya kapitalisme itu.

Di dalam spektrum kepemimpinan Islam di Indonesia, Bung Karno menduduki posisi yang unik. Ia menyumbang kan pemikiran-pemikiran Islam dengan analisis ilmu-ilmu sosial modern yang tidak dilakukan oleh pemimpin Islam manapun. Jika seandainya tidak ada orang seperti Bung Karno di kalangan umat Islam, seorang Bung Karno perlu ditemukan, separti kata-kata Paul Samualton terhadap Milton Friedman, bahwa seorang seperti dia should be invented. Karena itu diskusi ini sebenarnya dimaksudkan untuk melakukan rediscovery mengenai Bung Karno sebagai pemikir Islam yang orisinal. Dan bukannya kontroversial. Upaya ini merupakan argumen bahwa Bung Karno bukanlah seorang sikretis, melainkan seorang penganut agama tauhid yang murni, sebagai-mana ia mengidentifikasikan dirinya sebagai Muhammadiyah.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Aku Bukan Santri, Tapi Aku Muslim Sejati )

Top 10 Kampanye Militer Terbesar

Posted on 20/10/2011. Filed under: Sejarah, Tahukah Anda |

Ketika kita berpikir tentang perang, kita cenderung memikirkan perang secara keseluruhan, dan bukan pada pertempuran individu dan peristiwa yang membentuknya. Daftar ini terlihat pada sepuluh momen dalam sejarah militer yang signifikan untuk satu atau alasan lain. Pastikan untuk menambahkan apapun yang Anda pikir hilang di komentar.

10. Vo Nguyen Giap

(1945 – 75) Memaksa keluar AS dari Vietnam

Kami Di Vietnam

Ini bisa saja 1 pada daftar, tapi untuk teknis bahwa Amerika Serikat tidak sepenuhnya dimusnahkan seperti korban lainnya dalam daftar ini. Tapi masih cukup suatu prestasi bagi negara dunia ketiga yang kecil untuk memaksa, apa kekuatan militer terbesar dalam sejarah, dari negara mereka, menggunakan tidak lebih dari tekad dan taktik gerilya. Bukan penggemar besar dari komunisme, tetapi Anda harus mengagumi kehendak orang-orang yang bersedia untuk bertahan beberapa dekade pemboman besar-besaran demi apa yang mereka rasakan benar.

9. Invasi Jerman Utara

(1630) oleh Gustavus Adolphus

Gustavus Adolphus Pada Pertempuran Di Breitenfeld

Gustavus invasi ‘dari Jerman membantu Protestan kopling kemenangan dari kekalahan di tangan dari Liga Katolik yang kuat, dipimpin oleh dunia-mendominasi Spanyol. Hal ini juga membuat Gustavus salah satu pemimpin militer yang paling terkenal dalam sejarah, meskipun kampanye hanya berlangsung selama dua tahun. Dalam waktu singkat, dia berbalik Swedia menjadi salah satu negara adidaya Eropa setelah memenangkan serangkaian pertempuran besar. Integrasi inovatif infanteri, kavaleri dan artileri memberikan dasar untuk peperangan militer modern.

8. Khalid bin Walid

(636 AD) Kampanye melawan Kekaisaran Bizantium

Arabwarriors

Umum Dunia Arab terbesar dikalahkan kekuatan Byzantium jauh lebih besar dalam kampanye brilian yang berpuncak pada kemenangan besar di Yarmouk. Terkenal telah terkalahkan dalam semua pertempuran atau 100 sehingga ia berjuang, Khalid rekayasa kemenangan awal dunia Muslim, dan membuka jalan bagi penaklukan Timur Tengah, Persia, India, Afrika Utara dan bahkan Spanyol, menyebarkan Islam dan mendirikan pengaruh yang masih jelas terlihat 13 abad kemudian.

7. Frederick Agung

(1756-1763) Pertahanan dari Prusia Selama Perang Tujuh Tahun

Prusia-Kavaleri

Ketahanan yang luar biasa ditunjukkan oleh umum ini, ketika Prusia kecil dikelilingi oleh musuh-musuh jauh lebih kuat (Austria, Rusia, dan Prancis) pada semua sisi, membantu Prusia bertahan hidup, dan akhirnya merebut kemenangan dari rahang kekalahan dalam apa yang dikenal sebagai Miracle ” House of Brandenburg “yang disediakan. sukses Frederick dasar untuk apa yang menjadi negara militer Prusia, yang kemudian untuk menyatukan negara-negara lain ke dalam Kekaisaran Prusia yang didominasi Jerman.

6. Penaklukan Gaul

(58 SM) oleh Caesar

Jpg Vercingetorix

Salah satu kampanye militer besar zaman kuno, kekalahan dari Galia membuat Kaisar sangat populer dan memungkinkan dia untuk menjadi diktator dan mengambil kendali Roma. Penaklukan juga meningkatkan rasa haus ekspansif dari tentara Romawi, dan menyebabkan serangan lebih lanjut ke Jerman dan Inggris, permanen mendirikan dominasi Roma atas peradaban barat.

5. Maret menyeberangi Pegunungan Alpen
(218 SM) oleh Hannibal

Hanibal

Mungkin kemenangan logistik tunggal terbesar dalam sejarah militer, Hannibal hampir menghancurkan tentara Roma oleh cerdik berbaris pasukan gajah dari Afrika, melalui Spanyol dan di atas Pegunungan Alpen ke Italia. Meyampul Nya dan penghancuran tentara Romawi yang jauh lebih besar di Cannae merupakan kekalahan terburuk yang pernah diderita oleh Roma dalam sejarah. Dikreditkan dengan menyatakan, “Kami baik akan menemukan jalan, atau membuat satu,” adalah Hannibal berbaris di atas Pegunungan Alpen tidak hanya sukses militer, tetapi juga merupakan prestasi yang luar biasa ilmu teknik.

4. Kekalahan Persia

(334 SM – 329 SM) oleh Alexander

Estock Commonswiki 246327 O

Diperdebatkan, komandan militer terbesar di dunia kuno, Alexander menaklukkan cukup banyak dikenal seluruh dunia, dan tegas menumpas Persia di tiga pertempuran besar. Kemenangannya di Guagamela adalah salah satu pertempuran yang paling terkenal dalam sejarah, dan merupakan contoh yang bagus dari kemampuan Alexander untuk sepenuhnya memusnahkan musuh di lapangan.

3. Invasi Mongol dari Cina

(1218-1279)

Invasi Mongol-Gulir-Screen-Capture

Hal ini juga bisa menjadi nomor satu, tetapi kenyataan bahwa ia begitu lama untuk mencapai mengambil beberapa kilau kemenangan ini. Namun mengesankan itu, dan Mongol, di bawah Jenghis Khan, menyapu Tembok Besar dan menaklukkan banyak kerajaan besar Cina. Mengadopsi taktik pengepungan perang modern, dan menggunakan Kalvari cahaya mereka sendiri, bangsa Mongol gabungan taktik-taktik militer dengan teror psikologis dalam rangka untuk membawa musuh-musuh mereka bertekuk lutut mereka. Jenghis ingin meratakan, dataran yang luas penduduk Cina dan mengubahnya menjadi ladang penggembalaan untuk kuda-kudanya, sampai salah satu penasehat menyarankan agar ia benar-benar bisa menghasilkan uang dengan memajaki orang, bukan membunuh mereka. Jenghis ‘cucu Khublai selesai dari pendudukan Cina Selatan pada 1279, mendirikan sebuah dinasti yang memerintah di sana selama 300 tahun.

2. Kekalahan dari Koalisi Ketiga

(1805) oleh Napoleon

Pertempuran Austerlitz

Tidak diragukan lagi, salah satu dari tiga pemimpin militer terbesar dalam sejarah (jika bukan yang terbesar), jenius Napoleon adalah yang terbaik diilustrasikan dengan kehancuran tentang Koalisi Ketiga. Dia mampu mengalahkan tentara gabungan dari Austria, Rusia, Portugal dan lainnya dalam serangkaian pertempuran yang memuncak pada apa yang mungkin kemenangannya yang terbesar, Pertempuran Austerlitz. Sebuah karya taktis, kemenangan Napoleon di sana efektif menghancurkan aliansi melawan Perancis, menyebabkan pembubaran Kekaisaran Romawi Suci, dan status Napoleon disemen sebagai tuan militer Eropa.

1. Jatuhnya Perancis

1940

Parisww2

Hal ini membuat nomor satu karena waktu yang cepat luar biasa di mana Prancis dikalahkan. Pada saat yang dianggap sebagai memiliki tentara terbesar di dunia dan paling kuat, Perancis dihancurkan dalam kampanye brilian cepat yang membawa mereka benar-benar terkejut. Itu salah satu hal untuk melakukan hal ini dengan 50.000 tentara tentara memegang senapan-mengenakan seragam merah, tapi itu hal lain ketika ratusan ribu orang bersenjata dengan senapan mesin dan tank yang terlibat. Memiliki jenderal lapangan berbakat seperti Guderian, Rommel, dan von Manstein, Hitler ditolak staf umum dan memimpin serangan mendadak, dipelopori oleh tank-tank melalui hutan Ardennes berhutan lebat. Diambil benar-benar terkejut, Inggris dan Perancis dilemparkan ke dalam panik. Mereka tidak berpikir tank akan mampu menembus hutan tebal-berhutan. Dalam beberapa minggu, tentara Sekutu telah terbelah dua, Paris ditangkap, Prancis menyerah, dan Inggris dipaksa untuk menjatuhkan semua senjata mereka dan melarikan diri melintasi Selat. Tidak hanya itu, tetapi jatuhnya Prancis hanyalah puncak dari sebuah kampanye besar yang sangat sukses yang melihat Jerman menempati sebagian besar dari seluruh Eropa, barat Uni Soviet.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Top 10 Kampanye Militer Terbesar )

12 Little Known Turning Points of World War II

Posted on 20/10/2011. Filed under: Sejarah, Tahukah Anda |

Karena ukuran tipis dari perang, pertempuran yang signifikan telah menjadi hampir lupa karena mereka

a) yang relatif kecil dalam skala

b) terjadi di luar dari tiga front paling terkenal (Timur, Barat dan Pasifik)

c) mencapai tujuan strategis bukan orang yang spektakuler atau

d) yang dibayangi oleh pertempuran yang lebih besar terjadi pada waktu yang sama.

Ini adalah pilihan 12 dari, pertempuran kurang dikenal, tapi signifikan dan operasi dari Perang Dunia Kedua.

12

Battle of The Hague
10 Mei 1940

F1Jpjl

Pertempuran Den Haag adalah serangan pasukan para di ibukota Belanda, yang dirancang untuk membuat pemerintah menyerah dan menghindari pertempuran darat lagi. Belanda kehilangan lapangan udara di pinggiran, tetapi diselenggarakan kota itu sendiri, kemudian counterattacking dan merebut kembali lapangan terbang. Mereka menimbulkan korban berat pada pasukan terjun payung dan memegang posisi-posisi defensif sampai situasi di sekitar mereka memburuk, dan mereka diperintahkan untuk mundur.

Dalam pertempuran satu hari, Nazi kehilangan 125 pesawat angkut. Kerugian ini rumit logistik dari invasi yang direncanakan tentang Inggris dan merupakan bagian dari kurangnya kronis pesawat transportasi Reich Ketiga yang dihadapi seluruh perang. Kekurangan ini akan menjadi paling jelas di bagian depan timur, terutama pada Pertempuran Stalingrad, di mana Angkatan Darat 6 Paulus ‘yang dijanjikan tetapi tidak pernah menerima pasokan yang memadai dari airdrops. Kurangnya memasok menyebabkan Paulus menyerah ‘, dan salah satu titik balik utama di bagian depan timur.

11

Operation Iskra
12-30 Januari, 1943

Photo1

Operasi Iskra merupakan upaya untuk terobosan Pengepungan Leningrad dan membuka rute pasokan ke kota yang terkepung. Leningrad telah hampir cutoff dari seluruh Rusia untuk lebih dari satu tahun pada saat ini, dan bergantung pada pasokan yang dikirim melalui Danau Ladoga.

Serangan itu berhasil membuka jalan ke Leningrad, kemudian disebut Meskipun pengepungan Jerman tidak akan terangkat selama lebih dari setahun “Jalan Hidup.”, Garis hidup ini akan mempertahankan kota sampai Tentara Merah melancarkan serangan counter untuk menghapus Jerman kehadiran di daerah tersebut dan meringankan penderitaan kota.

10

Siege of Lille
28 Mei 1940 – 1 Juni 1940

Screen Shot 2010-11-19 Pada 5.15.39 Pm

Selama ketinggian evakuasi Dunkirk, dengan 40.000 tentara yang tersisa dari Angkatan Darat Perancis 1 bersembunyi di Lille, dan berjuang dari sebuah serangan Jerman selama lima hari. Nazi menyerang dengan lebih dari 100.000 laki-laki dan 800 tank, atau lebih dari 1 / 8 dari infanteri mereka di Dunkirk dan hampir sepertiga dari seluruh tangki kekuatan mereka di Perancis.

Selama lima hari, lebih dari 250.000 (dari total 338.226) tentara dievakuasi dari Dunkirk ke Inggris. Meskipun sebagian besar peralatan BEF itu hilang, ini mudah diganti oleh program Pinjam-Sewa dengan Amerika Serikat. Tanpa tentara, Inggris akan telah hampir berdaya sampai merekrut tentara yang sama sekali baru dapat dilatih, dan target jauh lebih menggoda untuk Hitler.

9

Operation Dragoon
15 Agustus 1944 – 14 September 1944

Photo5Large

Operasi Dragoon adalah invasi Sekutu selatan Perancis. Meskipun menjadi salah satu operasi amfibi terbesar dalam sejarah, itu dibayangi oleh Operasi Overlord dan hampir dilupakan saat ini. Pendaratan yang ringan menentang karena Kampanye Normandia dan taktik pengalihan sukses, dan pada akhir dari kemajuan hari pertama hampir tiga puluh kilometer telah dicapai.

Selama akhir musim panas tahun 1944, kemajuan Sekutu dari beachheads Normandia telah macet karena kurangnya pasokan. Fasilitas pelabuhan Menangkap menjadi yang paling penting karena pelabuhan utama di utara Perancis adalah tidak dapat digunakan. Pada pertengahan September, Operasi Dragoon terkait dengan unit dari kemajuan Normandia, dan pelabuhan Marseilles mulai mendapatkan pasokan. Pada akhir perang, selatan Prancis akan memasok hampir sepertiga bahan Sekutu di Eropa.

8

Battle of The Scheldt
2 Oktober 1944-November 8, 1944

Pertempuran Scheldt12

Ini adalah operasi lain yang ditujukan untuk membuka sebuah kota pelabuhan. Antwerpen telah ditangkap pada awal September, tetapi Muara Scheldt, yang memungkinkan akses dari Laut Utara ke kota itu masih di tangan Jerman. Tentara Kanada Pertama (campuran Kanada, pasukan Polandia dan Inggris) ditugasi membersihkan daerah tersebut dan membuka Antwerp untuk Sekutu pengiriman.

Pertempuran selama satu bulan itu disorot oleh serangan amfibi hampir tak ada habisnya dan penyeberangan air, pertambangan Jerman luas sungai dan dijaga ketat poin kuat defensif. Tidak sampai penangkapan Pulau Walcheren, pada tanggal 5 November, bahwa muara itu diamankan, meskipun Antwerpen tidak dibuka untuk pengiriman sampai November 28, karena pertambangan dan kerusakan pelabuhan.

Hitler merasa bahwa Antwerpen adalah seperti sebuah kota strategis penting bagi Sekutu, menangkap itu adalah tujuan utama Pertempuran Bulge.

7

Battle of Crete
20 Mei – 1 Juni 1941

P5010041

Pertempuran Kreta berakhir dengan kemenangan Jerman, tapi satu yang membantu segel nasib itu. Sama seperti Pertempuran Den Haag, ini adalah operasi udara ditujukan cepat menangkap lapangan udara utama di Kreta, lalu terbang bala bantuan untuk menyelesaikan pekerjaan. Fokus utama Hitler saat ini adalah invasi menjulang dari Uni Soviet, dan, sebagai hasilnya, Jerman komandan diberi waktu terbatas dan sumber daya untuk operasi

Kekuatan Sekutu (yang terdiri dari Selandia Baru, Australia, Yunani dan pasukan Inggris, bersama dengan warga sipil bersenjata) terkejut Jerman dengan perlawanan mereka, tapi bandara utama dari pulau itu hilang karena miskomunikasi. Ini kesalahan kritis memungkinkan penegakan kembali untuk bisa mendarat dan nomor unggul untuk dibawa melawan Sekutu di bawah dilengkapi kekuatan, akhirnya mengarah ke kemenangan.

Luftwaffe kehilangan 370 pesawat, baik rusak atau hancur selama pertempuran, proporsi tinggi yang pesawat transportasi. Ini akan menjadi operasi terakhir udara utama Nazi.

 6

Yelnya Offensive
30 Agustus – 8 September, 1941

Ts

Ini adalah bagian kecil dari Pertempuran Smolensk (kerugian Soviet), tetapi pertama serangan balik sukses oleh Soviet melawan Jerman. Ini menunjukkan bahwa Tentara Merah blitzkrieg ini memiliki kelemahan terhadap pengepungan, dan menyebabkan lebih dari 50.000 korban Jerman.

Hal ini juga mengembalikan karir Marsekal Georgy Zhukov. Stalin telah memecat dia sebagai Kepala Staf Umum karena sebuah kekalahan sebelumnya dan memberinya perintah dari Front Cadangan. Setelah serangan ini, ia diberi komando Front Leningrad, dan akan melanjutkan untuk mengawasi pertahanan dan kontra-ofensif di Stalingrad. Ia akan menjadi jenderal yang paling dihiasi dalam sejarah Rusia.

5

Battle off Samar
25 Oktober 1944

Cve62Hr2881X2317

Pertempuran off Safar adalah bagian dari Pertempuran empat hari menentukan Teluk Leyte di Teater Pasifik. Angkatan Laut Jepang telah berhasil menarik pasukan AS utama dari daerah itu dan menyerang unit yang tersisa dengan armada permukaan terbesar berkumpul sejak Pertempuran Midway. Kekuatan lawan Amerika hanya 13 kapal secara total, 10 di antaranya pendamping (kecil, varian lambat) dan tidak ada kapal yang berat.

Armada Amerika tidak memiliki enam operator pengawal, dan kekuatan udara mereka akan menjadi vital selama pertempuran. Serangan udara dan serangan bunuh diri oleh hampir kapal yang tersisa berhenti dan kemudian bubar serangan Jepang, meskipun mengambil kerugian parah. Komandan Jepang percaya bahwa ia adalah melawan kekuatan yang jauh lebih besar karena beratnya serangan dan memutuskan kontak.

Pertempuran itu menunjukkan kekuatan supremasi udara di laut dan hampir memecahkan Angkatan Laut Jepang. Hanya satu dari sepuluh kapal berat Jepang terlibat dalam pertempuran akan melihat tindakan berikutnya.

4

Battle of Suomussalmi
7 Desember 1939 untuk Januari 8, 1940

Skiisandguns

Pertempuran Suomussalmi adalah pertempuran yang menentukan Perang Musim Dingin antara Finlandia dan Uni Soviet. Meskipun kalah jumlah banyak pada pria dan materi, Finlandia mampu menghentikan maju ke negara mereka dengan menggunakan mobilitas mereka dan memanfaatkan ketergantungan Rusia di beberapa jalan di medan berhutan lebat. Tentara Finlandia itu juga jauh lebih siap untuk melawan dalam kondisi musim dingin yang melelahkan, sementara peralatan Rusia rutin membeku dalam dingin, seperti yang dilakukan di bawah mereka berpakaian tentara.

Kegagalan Soviet menginvasi Finlandia untuk berhasil sangat mempengaruhi keputusan Hitler untuk maju dengan Operasi Barbarossa.

3

Evacuation of Sicily
11 Agustus 1944 untuk 17 Agustus 1944

Mountenay-Main-Pic 1

Sementara invasi Sisilia dan Italia yang cukup terkenal, pentingnya evakuasi Poros Sisilia telah sangat diabaikan. Selama minggu ini, Axis Powers mampu mengevakuasi 50.000 75.000 tentara Jerman dan Italia di Straight Messina ke daratan Italia. Sekutu tidak dapat mencegah hal ini karena rencana invasi tidak memperhitungkan pasukan kelelahan, dan kurangnya cadangan. Jerman juga melakukan aksi barisan belakang ahli untuk memperlambat kemajuan Sekutu.

Kampanye Italia adalah terpanjang, dan salah satu yang paling berdarah, di bagian depan barat, yang menyebabkan lebih dari 300.000 korban di setiap sisi. Banyak unit yang lolos Sisilia akan melawan sampai akhir perang, membantu untuk memastikan bahwa kemajuan di Semenanjung Italia akan agak lambat.

2

Operation Mars
November 25, 1942-20 Desember 1942

9182840

Ini adalah operasi serangan Soviet yang terjadi selama Pertempuran Stalingrad dan sebagian besar masih didokumentasikan. Tentara Merah berusaha untuk melingkari barat menonjol Jerman Moskow, dekat Rzhev, dan mengurangi tekanan pada Stalingrad. Kemudian, propaganda akan klaim ini hanyalah serangan pengalihan, namun jumlah dan proporsi pasukan dikerahkan dan keganasan serangan menunjukkan sebaliknya.

Operasi mencapai sedikit, tetapi biaya lebih dari 300.000 dan 40.000 korban Rusia Jerman. Serangkaian pertempuran bahwa ini adalah bagian dari, The Pertarungan Rzhev, sama-sama diketahui, namun menyumbang setidaknya satu juta korban total. Daerah ini mendapatkan julukan “The penggiling daging Rzhev”, untuk pertempuran yang mengerikan dan kerugian yang diambil di daerah tersebut. Dan ke atas dari neraka ini di bumi, kota Rzhev memiliki kamp konsentrasi di alun-alun kota itu.

1

Battles of Khalkhin Gol
11 Mei – 16 September 1939

Fcb5E6293653

Para Pertarungan Khalkhin Gol didahului formal awal Perang Dunia Kedua, dan merupakan bagian dari Soviet-Jepang Perang Perbatasan. Saya telah menyertakan itu karena tidak diputuskan sampai peperangan yang lebih besar telah dimulai dan efek tidak langsung itu tentang bagaimana perang akan terungkap.

Setelah bentrokan perbatasan meningkat awal, Angkatan Darat Jepang diserang Mongolia dari Manchuria. Kemajuan Jepang diperiksa, berubah menjadi jalan buntu dan akhirnya berbalik kembali dengan serangan balasan Soviet yang dirancang oleh Marsekal Zhukov. Penggunaan brilian sementara pasukan yang tersisa mundur ke perbatasan pra-invasi untuk keselamatan. Gabungan senjata dan taktik melingkari elemen terisolasi dan mengalahkan tentara Jepang,

Pertempuran ini memiliki dua hasil yang tak terduga yang berdampak perang. Pertama, itu diperiksa niat Mongolia dan Jepang di Asia Tengah dan meyakinkan bahwa Jepang dan Jerman tidak pernah akan dihubungkan darat melalui Rusia. Ini akan mengkonfirmasi rencana Jepang untuk melihat ke arah Pasifik untuk memperluas, akhirnya mengarah pada serangan terhadap Pearl Harbour.

Lebih penting lagi, Hitler ditawarkan Uni Soviet pakta non-agresi (Pakta Molotov-Ribbentrop) yang mencakup persyaratan untuk pendudukan dan pengaruh di Polandia, Amerika Baltik, Rumania dan Finlandia dalam beberapa hari kekalahan Jepang. Hitler ini memungkinkan untuk mengamankan salah satu sisi lapangan yang mungkin dalam perang mendatang melawan Polandia dan kemudian, Perancis.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on 12 Little Known Turning Points of World War II )

15 Wanita Roma Kuno

Posted on 20/10/2011. Filed under: Sejarah, Tahukah Anda, Tokoh |

Perempuan di Roma kuno tidak diperbolehkan ada peran langsung dalam politik. Namun demikian, wanita sering mengambil peran kuat di balik layar, baik dalam ranah keluarga mereka sendiri, atau di dunia elit pemerintah. Berikut adalah daftar dari beberapa wanita yang paling berpengaruh dan mengesankan Romawi kuno.

15. Aurelia Cotta

200px-Aurelia Cotta

Aurelia Cotta, yang tinggal 120-54 SM, adalah ibu dari Julius Caesar. Suaminya mati muda, dan sebelum itu, sedang pergi sebagian besar waktu, sehingga dia adalah orang yang bertanggung jawab meningkatkan Caesar bersama dengan dua saudara perempuannya (keduanya bernama Julia – salah satu nenek masa depan Augustus). Dia dan keluarganya tinggal di Subura, sebuah distrik kelas pekerja di Roma, yang tidak biasa bagi sebuah keluarga bangsawan keturunan bangsawan. Dia juga mengangkat Caesar putri Julia setelah istrinya Cornelia Cinna meninggal. Aurelia dianggap cerdas dan independen. Ketika Caesar hampir dieksekusi pada usia 18 oleh Sulla diktator, karena menolak untuk bercerai Cornelia Cinna, itu Aurelia yang campur tangan. Dia mengepalai sebuah petisi untuk Sulla yang berhasil menyelamatkan nyawa anaknya.

14. Lucilla

Montemartini - Lucilla 1170349

Lucilla dilahirkan sekitar 150 AD, kepada kaisar Marcus Aurelius. Dia menikah dengan co-penguasa Lucius Verus ayahnya pada usia 14. Setelah Lucius Verus meninggal, Lucilla menikah lagi, dan bepergian dengan suaminya yang kedua dan Marcus Aurelius selama kampanye militer Danube. Ia selama waktu ini bahwa Marcus Aurelius meninggal, dan Commodus menjadi kaisar. Commodus ‘tindakan sementara kaisar menjadi semakin mengganggu, dan plot pembunuhan ditetaskan oleh Lucilla, keponakan, putrinya, dan dua sepupu. Lucilla berencana untuk mengambil alih sebagai permaisuri setelah itu, namun skema gagal. Seperti keponakannya berusaha untuk Commodus menusuk, dia berteriak, “Ini adalah belati senat mengirimkan Anda!” Ini adalah peringatan yang cukup untuk penjaga Commodus ‘. Para anggota laki-laki dari plot segera dihukum mati, sementara Lucilla, putrinya, dan sepupunya dibuang ke Capri. Namun, Commodus telah mereka dieksekusi juga setahun kemudian, di AD 182. Sebuah karakter berdasarkan Lucilla muncul dalam film Gladiator.

13. Cornelia Africana

B88245C379D884Ee9F3B697Fa25C6F83

Cornelia Africana adalah putri Scipio Africanus, terkenal karena kemenangannya melawan Hannibal dalam Perang Punisia Kedua. Dia meninggal pada usia 90 di 100 SM, dan diingat oleh orang Romawi sebagai sebuah contoh kebajikan. Dari 12 anak dia, hanya Sempronia, Tiberius Gracchus, dan Gayus Gracchus selamat. Ketika suaminya meninggal, dia tidak menikah lagi, dan mengambil alih pendidikan anak-anaknya. Ketika Tiberius dan Gayus terlibat dalam kontroversi karena reformasi politik populis, mereka tidak pernah kehilangan dukungan dari ibu mereka. Akhirnya, dia kehilangan kedua putra ketika mereka dibunuh pada kesempatan yang berbeda di tangan senat konservatif. Ketika Cornelia dirinya meninggal, patung didedikasikan kepadanya. Seiring waktu, Cornelia menjadi figur yang semakin ideal, dengan penekanan beralih dari pendidikan sendiri dan keterampilan retorika citra dirinya sebagai ibu Romawi yang sempurna.

12. Hortensia

Hortensia-Ve19Y3

Hortensia adalah orator yang membuat dampak yang terbesar dengan pidato ia memberi sebelum tiga serangkai Kedua (Markus Antonius, Oktavianus, dan Lepidus) di 42 SM. Pada saat ini, tiga serangkai Kedua berperang dengan Brutus dan Cassius, antara lain pembunuh Caesar. Mereka membunuh orang kaya dan menyita harta mereka untuk mengumpulkan uang, tapi masih tidak memiliki pendapatan yang cukup. Untuk tujuan ini, mereka memutuskan untuk mengenakan pajak pada hampir 1.500 wanita Romawi yang kaya. Tidak memiliki apapun katakan dalam politik sendiri, wanita marah yang dikenakan pajak untuk perang mereka tidak ada hubungannya dengan. Para wanita tiba di forum dengan Hortensia sebagai perwakilan untuk membuat pidato di triumvirs. Berikut adalah kutipan dari pidatonya:

“Anda telah kehilangan kami nenek moyang kami, anak-anak kita, suami kita, dan saudara-saudara kita, yang Anda dituduh bersalah padamu, jika Anda mengambil milik kami juga, Anda mengurangi kita untuk pantas kondisi kelahiran kita, perilaku kita, kita seks. Mengapa kita harus membayar pajak ketika kita tidak memiliki bagian dalam kehormatan, perintah, negara-kerajinan, yang Anda bersaing melawan satu sama lain dengan hasil yang berbahaya tersebut? “Karena ini adalah waktu perang,” yang Anda katakan? Bila telah ada belum perang, dan kapan pajak pernah dikenakan pada perempuan, yang dikecualikan oleh seks mereka di antara seluruh umat manusia? ”

Antony, Oktavianus, dan Lepidus, tidak senang dengan tampilan ini, tetapi tidak mampu untuk mendapatkan Hortensia meninggalkan rostra tersebut. Akhirnya, mereka sepakat untuk pajak hanya 400 perempuan dan meminjam sisanya dari laki-laki.

11.Livilla

Livilla Cerescameo

Livilla lahir di 13 SM, dan merupakan adik dari Kaisar Klaudius. Sama seperti Claudius selalu diejek oleh ibunya, kakaknya juga sangat merendahkan dirinya. Livilla diharapkan suatu hari menjadi ratu setelah ia menikah Augustus ‘cucu Gayus, namun Gayus terbunuh. Ketenaran Livilla berasal terutama dari perselingkuhannya dengan Sejanus, dan berusaha dengan dia untuk mengambil alih kekuasaan. Sejanus adalah Praetorian prefek Kaisar Tiberius. Ketika Tiberius ditinggalkan Roma untuk petualangan terkenal nya pulau di Capri, Sejanus mulai memperoleh kekuasaan lebih dan lebih, menghilangkan lawan-lawannya. Livilla adalah saat ini menikah dengan putra Drusus Tiberius ‘. Ketika ia meninggal, tidak ada sesuatu yang dicurigai, tetapi kemudian ditemukan bahwa Livilla dan Sejanus telah meracuninya. Kedua berencana untuk menikah, tetapi ibu Livilla yang menulis ke Tiberias bahwa mereka mencoba menggulingkan dia. Sejanus dijatuhi hukuman mati, dan ia bersama dengan anak-anaknya dan pengikutnya dibunuh. Adapun Livilla, Dio mengatakan bahwa Tiberius meninggalkan nasibnya ke ibu Antonia Muda, yang memilih untuk mengunci putrinya di kamar sampai ia mati kelaparan. Sebuah “kutukan memori” terpilih untuk Livilla, sehingga hari ini adalah sulit untuk mengidentifikasi kemungkinan potret dirinya.

10. Helena

Helena Dari% Konstantinopel% 28Cima Da Conegliano 29

Helena dilahirkan sekitar 250 AD. Diperkirakan bahwa ia pertama kali tinggal di Drepanum, Helenopolis kemudian disebut. Santo Ambrosius mengatakan dia stabularia, yang bisa berarti pemilik penginapan atau pembantu stabil. Ada kemungkinan bahwa dia bertemu dengan Kaisar Konstantius masa depan sementara ia berjuang kampanye di Asia Kecil. Cerita berlanjut bahwa ketika Konstantius melihat bahwa mereka mengenakan gelang yang sama, dia memutuskan itu adalah tanda mereka harus menikah. Beberapa sumber menyebut Helena sebagai selir kaisar, sementara yang lain mengatakan mereka resmi menikah. Dalam kasus apapun, Konstantius akhirnya meninggalkan Helena bagi wanita kelahiran yang lebih tinggi. Helena anak oleh Konstantius Konstantin, yang akan menjadi kaisar Kristen pertama. Helena menemukan apa yang diyakini Salib Sejati dan peninggalan lain sementara di Yerusalem. Dia terkenal karena kebaikannya, dan dianggap sebagai hari yang suci.

9. Servilia Caepionis

Adik setengah dari Cato yang Muda, gundik Kaisar, ibu dalam hukum Cassius, dan ibu Brutus, Servilia berpengaruh melalui koneksi ke Roma terkenal. Orangtuanya meninggal saat dia masih muda, dan ia dan kedua adiknya dibesarkan oleh paman mereka Livius Drusus. Sayangnya, dia dibunuh karena mencoba untuk mendapatkan kewarganegaraan bagi sekutu Italia. Suami pertama Servilia itu – ayah Brutus ‘- Pompey dibunuh oleh Agung. Dia akhirnya mulai menjalin hubungan dengan Julius Caesar, dan rumor beredar yang mengatakan bahwa putrinya Junia Tertia sebenarnya Kaisar. Cicero juga membuat pernyataan tentang bagaimana Servilia adalah membiarkannya tidur Caesar dengan Junia Tertia (jelas, atau haruskah saya katakan, mudah-mudahan, potongan-potongan gosip itu tidak keduanya benar). Hal ini juga percaya bahwa Kaisar putri Julia awalnya bertunangan dengan Brutus (ada sedikit kebingungan di sini, karena nama Brutus ‘sementara berubah ketika dia diadopsi oleh adik Servilia itu).

Satu kejadian lucu yang melibatkan Servilia dan Caesar terjadi ketika Caesar menyerahkan surat yang ditulis oleh dia selama perdebatan tentang konspirasi Catiline. Cato mengatakan bahwa Caesar menerima korespondensi dari para konspirator, dan memerintahkan agar surat itu dibacakan keras-keras. Sangat malu, Cato, ternyata menjadi surat cinta dengan adiknya sendiri. Servilia hubungan dengan Caesar pada gilirannya memengaruhi hubungan Caesar dengan Brutus. Misalnya, ketika Caesar melawan Pompey di Pertempuran Pharsalus, ia memerintahkan agar Brutus, yang di sisi Pompey, tidak dirugikan dengan cara apa pun. Ketika Brutus dan Cassius merencanakan pembunuhan Caesar, mereka bertemu di rumah Servilia itu. Tidak diketahui apakah dia tahu tentang rencana mereka. Servilia meninggal karena penyebab alami pada 42 SM.

8. Porcia Catonis

Porcia Catonis

Porcia tinggal dari sekitar 70-42 SM. Porcia adalah putri dari Cato yang Muda, tetapi yang paling terkenal sebagai istri Marcus Junius Brutus. Porcia dianggap baik baik dan berani, dan merupakan kekasih dari filsafat. Pernikahan pertamanya adalah Bibulus, sekutu Cato. Quintus Hortenius meminta agar Bibulus membiarkan dia memiliki Porcia untuk istrinya, tapi ia tidak akan membiarkan dia diambil darinya. Hortensius kemudian membuat permintaan yang tidak biasa bahwa ia memungkinkan Porcia hanya tinggal dengan dia sampai ia menghasilkan seorang putra. Cato menceraikan istrinya Marcia dan membiarkan Hortensius menikahinya sebagai gantinya, yang merupakan solusi aneh karena Cato oleh semua account mencintai istrinya. Ketika Hortensius meninggal, pindah Marcia kembali dengan Cato. Bibulus meninggal setelah Pompey dikalahkan oleh Kaisar, dan Cato bunuh diri dengan menikam dirinya sendiri dan menarik keluar ususnya ketika teman-temannya mencoba untuk menghidupkan kembali padanya. Kiri tanpa suami atau ayah, dan masih sangat muda, itu sekitar ini waktu itu Porcia menikahi sepupunya Brutus. Ini tidak diterima dengan baik oleh banyak (terutama ibu Servilia nya yang membenci Cato) karena Brutus menceraikan istrinya tanpa memberikan alasan untuk menikah Porcia.

Hanya pendukung Cato, seperti Cicero, menyetujui pernikahan. Porcia sangat dikhususkan untuk Brutus, dan salah satu wanita saja, jika tidak satu-satunya wanita, untuk terlibat dalam konspirasi melawan Kaisar. Plutarch menulis bahwa dirinya ditikam Porcia di kaki untuk menunjukkan Brutus bahwa ia bisa dipercaya dengan salah satu rahasianya, bahkan di bawah penyiksaan. Ketika pembunuh harus melarikan diri Roma, Porcia tinggal di belakang. Brutus berkata tentang Maria: “Meskipun kelemahan alami tubuhnya menghalangi dirinya dari melakukan apa yang hanya kekuatan laki-laki dapat melakukan, dia memiliki pikiran yang gagah berani dan sebagai aktif untuk kebaikan negaranya sebagai yang terbaik dari kami.” Keadaan Porcia kematian adalah pasti. Salah satu rekening yang paling umum adalah bahwa dia melakukan bunuh diri setelah mendengar kematian Brutus, baik dengan menelan bara panas atau membakar arang di sebuah ruangan tanpa ventilasi.

7.  Octavia the Younger

Octavia

Octavia tinggal 69-11 SM, dan kakak dari Octavian (kemudian dikenal sebagai Augustus). Meskipun Julius Caesar paman, dia menikah dengan salah satu lawan-lawannya, Marcellus, yang dia memiliki 3 anak. Setelah Marcellus meninggal, ia menikah dengan Mark Antony. Ini adalah untuk membantu mengamankan aliansi antara Antonius dan Oktavianus yang, untuk sedikitnya, tidak selalu pada istilah besar dengan satu sama lain. Namun, Antony meninggalkan Octavia untuk Ratu Cleopatra, yang dia memiliki affair dengan di masa lalu, dan sudah punya anak kembar dengan. Octavia tetap setia kepada Antony, dan dia menjadi semacam negosiator antara Antonius dan Oktavianus.

Setelah Antony telah menerima uang dan pasukan yang ia butuhkan dari Octavia untuk melawan kampanye di timur, ia menceraikannya. Ini adalah salah satu tindakan banyak Antony yang Oktavianus digunakan untuk melukis dia dan Cleopatra sebagai cahaya yang buruk mungkin. Octavia tidak pernah menikah lagi, dan setelah Antony bunuh diri, ia mengambil dalam 4 anaknya dengan Fulvia dan Cleopatra, dan peduli untuk mereka bersama dengan anak-anak yang lain. Ketika Marcellus anaknya meninggal, ia tetap berkabung sampai mati. Octavia sangat dihormati oleh kakaknya, dan model peran bagi wanita Romawi banyak.

6. Valeria Messalina

43

Messalina lahir sekitar 20 AD. Dia adalah sepupu dari Nero dan Caligula, dan menjadi permaisuri ketika menikah Klaudius. Seiring dengan Augustus ‘putri Julia (yang ia telah dibuang untuk tidur dengan pria yang berbeda begitu banyak), Messalina mungkin salah satu wanita paling terkenal promiscuous Roma. Pada 37 M, Messalina menikah Claudius, yang setidaknya 30 tahun lebih tua daripada dia. Pada saat ini masih Caligula kaisar. Claudius sangat menyayanginya Messalina, dan setelah ia menjadi kaisar, Messalina digunakan kasih sayangnya baginya untuk mendapatkan apa pun yang dia inginkan. Karena Claudius sudah tua, dia menyadari betapa genting posisinya itu, dan sangat kejam hingga batas tersebut. Dia memerintahkan bahwa pengasingan Claudius atau mengeksekusi siapa saja yang tidak senang padanya atau yang ia merasa terancam oleh.

Sayangnya, ini adalah baik jumlah orang. Untuk semua kualitas yang baik sebagai kaisar, Claudius dikenal karena mudah dimanipulasi oleh istrinya. Rekening Messalina bersaing dengan seorang pelacur untuk melihat siapa yang bisa berhubungan seks dengan kebanyakan orang dalam satu malam pertama kali direkam oleh Pliny the Elder. Pliny mengatakan bahwa, dengan 25 mitra, Messalina menang. Messalina urusan yang paling terkenal adalah salah satu ia dengan senator Gayus Silius. Dia mengatakan Silius untuk menceraikan istrinya, yang dia lakukan. Silius dan Messalina berencana untuk membunuh Claudius, dan membuat Silius kaisar. Sementara masih menikah dengan Claudius, Messalina menikah Silius. Tentu saja, ini semua ditemukan, dan Claudius memiliki dua dihukum mati.

5. Julia Domna

Vii46

Julia Domna tinggal 170-217 AD. Dia adalah istri kaisar Septimius Severus, dan ibu dari kaisar Caracalla dan Geta. Lahir di Suriah, ayahnya adalah pendeta tinggi kuil Elagabal. Julia dan Severus memiliki hubungan bahagia, dan dia sering akan menyarankan kepadanya politis. Dia bepergian dengan dia selama kampanye militer, yang tidak biasa bagi seorang wanita. Banyak Roma merasa dia memegang jumlah yang tidak tepat kekuasaan atas kerajaan setiap kali suaminya pergi kampanye. Dia sering menghadapi tuduhan perselingkuhan atau pengkhianatan, namun tidak satupun dari mereka yang pernah terbukti. Setelah Severus meninggal, Julia berusaha untuk membantu Geta dan aturan Caracalla berhasil sebagai co-kaisar. Caracalla akhirnya harus saudaranya dibunuh. Setelah itu, hal-hal menjadi sedikit lebih tegang antara Caracalla dan ibunya, tapi dia masih bepergian dengan dia selama kampanye nya.

Ketika Caracalla dibunuh, Julia bunuh diri. Kakak Julia, Julia Maesa, juga seorang wanita berpengaruh, dan membantu insinyur plot untuk menggulingkan Macrinus sehingga Elagabalus cucunya bisa menjadi kaisar. Ketika Elagabalus ternyata menjadi kegagalan lengkap dan mengucapkan kaisar, ia mulai mempromosikan cucunya yang lain Alexander Severus. Setelah Elagabalus dibunuh bersama dengan ibunya, Alexander menjadi kaisar. Julia Mamaea, lain hubungan Julia Domna, datang untuk menjalankan kekuasaan. Anaknya Alexander hampir 14, dan dia pada dasarnya memiliki kontrol atas menjalankan kekaisaran, sampai ia tewas bersama dengan Alexander selama pemberontakan.

4. Agrippina the Elder

4 Agrippina Penatua

Agrippina Elder tinggal dari 14 SM sampai 33 Masehi. Dia adalah cucu Augustus, putri Agrippa pria yang tepat Augustus tangan, dan istri tercinta Germanicus umum. Setelah Agripa meninggal, ibu Agrippina menikah Tiberius. Ini adalah pernikahan yang bahagia, seperti Tiberius terpaksa Vipsania perceraian, yang ia sangat cinta dengan. Agrippina tidak pernah melihat ibunya lagi setelah ia diasingkan karena perzinahan. Germanicus dan Agrippina memiliki enam anak yang tinggal menjadi dewasa, termasuk Nero (bukan kaisar), Drusus, Gayus (kemudian dikenal sebagai Caligula), Drusila, Livilla, dan Agrippina the Younger. Agrippina pergi dengan Germanicus pada kampanye-nya, bersama dengan anak-anak mereka. Mereka akan berpakaian anak mereka dalam pakaian tentara sedikit, dan ini adalah bagaimana Gayus mendapat julukan Caligula, yang berarti Boots Kecil.

Setelah Tiberius menjadi kaisar, ia menjadi cemburu popularitas Germanicus ‘, yang disukai oleh banyak posisi. Hal ini diyakini banyak orang bahwa itu atas perintah Tiberius ‘yang Germanicus diracuni di Antiokhia. Agrippina yakin suaminya tentu telah dibunuh, tetapi kenyataannya tidak pernah ditemukan keluar. Dia membuat tidak menyukainya Tiberius jelas, dan menuduhnya berusaha meracuni dirinya seperti dia suaminya. Tiberius tidak percaya dia baik, dan memiliki putra kakak Nero dan Drusus ditangkap dan kemudian dibiarkan mati kelaparan. Tiberius kemudian dibuang Agrippina atas tuduhan palsu. Dibuang ke pulau yang sama sekali ibunya sudah, Agrippina diperlakukan kasar, dan kehilangan mata saat dicambuk. Seperti anak-anaknya, Agrippina akhirnya meninggal karena kelaparan. Sebagai catatan samping cerita tragis Agrippina itu, bungsu anaknya Caligula tidak hanya terhindar oleh Tiberius, tetapi dibawa untuk tinggal bersamanya di Capri. Saya membayangkan bahwa itu akan tinggal sedikit tidak nyaman dengan orang yang bertanggung jawab atas kematian hampir semua orang dalam keluarga Anda.

3. Agrippina the Younger

Screen Shot 2011/10/20 Pada 09.24.43

Agrippina putri, Muda Agrippina the Elder, tinggal 15-59 Masehi. Sekitar usia 13, ia menikah Gnaeus Domitius Ahenobarbus. Ahenobarbus memiliki reputasi ketidakjujuran, kekerasan, dan pelanggaran lalu lintas (ia pernah berlari lebih dari satu anak di jalan). Agrippina dan Ahenobarbus memiliki seorang putra bernama Lucius Domitius Ahenobarbus, yang kemudian akan disebut Nero dan akhirnya menjadi kaisar. Ketika Caligula menjadi kaisar ia memberi Agrippina, bersama dengan saudara perempuannya dan Livilla Drusila, banyak hak istimewa dan kehormatan. Ketika favorit adik Caligula yang Drusila (yang ia sering diperlakukan seperti istri) meninggal, dia merasa hancur, dan juga menjadi lebih dingin untuk Agrippina dan Livilla. Para suster menjadi terlibat dalam sebuah plot untuk membunuh Caligula, tapi itu ditemukan, dan mereka diasingkan. Ketika Kaisar Claudius dibuat, ia membawa keponakannya Agrippina dan Livilla kembali dari pengasingan. Setelah Claudius Messalina istri dibunuh, Pallas Freedman menasihatinya untuk menikah Agrippina. Agrippina dan Pallas sedang berselingkuh, dan ia ingin melihat kekuatan majikannya keuntungan-nya.

Penasihat lainnya disajikan pilihan yang berbeda untuk dia, tapi Pallas berpendapat bahwa menikahi Agrippina akan membantu menghubungkan sisi Claudian Julian dan keluarga. Claudius memutuskan untuk menikah Agrippina, yang kontroversial di Roma, di mana ia tidak dianggap dapat diterima bagi seorang pria untuk menikahi keponakannya. Sama seperti Messalina telah dilakukan, Agrippina bekerja untuk menghilangkan siapa saja yang mengancam dirinya atau posisi Nero. Meskipun Claudius memiliki seorang putra biologis, Agrippina meyakinkan Claudius untuk mengadopsi Nero dan membuatnya ahli warisnya. Claudius tampaknya mulai mendukung Britanicus sendiri anaknya lagi, dan ini adalah motivasi yang paling mungkin untuk keracunan Agrippina Klaudius. Setelah Claudius sudah mati, Nero menjadi kaisar, dan mulai berolahraga Agrippina kekuasaan melalui anaknya. Sama seperti Agrippina dituduh incest dengan Caligula, ia juga dituduh menggunakan seks sebagai sarana untuk mengontrol Nero. Nero akhirnya mulai membenci ibunya untuk kontrol dia memiliki lebih dari dirinya. Setelah banyak usaha yang gagal menguraikan kehidupan Agrippina itu, Nero akhirnya terpaksa ke metode mencoba dan benar menusuk. Ketika pembunuh datang untuk membunuh Agrippina, ia menyuruh mereka menikamnya dalam rahimnya.

2. Fulvia

Fulvia Antonia

Fulvia adalah salah satu wanita yang paling terlibat politik dari Republik Romawi. Dia tinggal 83-40 SM, dan merupakan cucu besar Cornelia Africana. Suami pertama Fulvia adalah Publius Clodius, yang mungkin paling dikenal karena menyelinap masuk ke festival Bona Dea berpakaian sebagai seorang perempuan dalam rangka untuk bertemu dengan istri Julius Caesar. Clodius adalah seorang politikus populis, dan Fulvia bersamanya terus-menerus. Setelah Clodius dibunuh oleh lawan politiknya Milo, Fulvia menyeret tubuhnya melalui Roma dan menghasut kerusuhan antara pengikut Clodius ‘. Fulvia memberikan kesaksian selama pengadilan Milo, yang dijatuhi hukuman pengasingan. Ketika Clodius meninggal, kekuasaan ia memiliki lebih banyak geng di Roma ditransfer padanya. Pernikahan kedua Fulvia adalah politikus lain yang populer, Scribonius Curio. Curio juga tewas, sementara berjuang untuk Kaisar. Fulvia akhir pernikahan adalah untuk Mark Antony, yang juga teman baik Curio. Dalam salah satu pidato ucapan menggugat keburukan Cicero, dia pergi selama beberapa waktu tentang sifat hubungan Curio dan Antony – apakah benar-benar benar atau tidak, itu membuat untuk membaca menghibur. Cicero juga mencemooh hubungan antara Fulvia dan Antony, mengatakan bahwa dia hanya menikahinya karena ia membutuhkan uangnya. Fulvia membela Antony setelah pidato Cicero banyak terhadap dia, dan membantu suaminya untuk mendapatkan kekuasaan melalui kelompok-kelompok Clodius dia masih terkendali.

Setelah Caesar meninggal dan Antony bergabung dengan Triumirate Kedua, Fulvia terlibat dalam larangan. Setelah Antony, Cicero dibunuh, Dio menggambarkan Fulvia menusuk lidahnya dengan salah satu jepit rambut nya. Ketika Antonius dan Oktavianus pergi untuk melawan Brutus dan Cassius, Fulvia pada dasarnya kiri bertanggung jawab atas Roma. Oktavianus, yang telah menikah dan bercerai salah satu putri Fulvia, percaya Fulvia adalah mendapatkan kekuasaan terlalu banyak, dan menjadi terlalu ambisius. Seiring dengan Lucius kakak Antony, Fulvia mengangkat legiun untuk melawan Oktavianus. Sekitar waktu ini Oktavianus menulis epigram tentang Fulvia: “Karena fucks Antony Glaphyra, Fulvia bertekad untuk menghukum saya dengan membuat saya menyetubuhinya pada gilirannya. Kukutuk Fuliva? Bagaimana jika Manius [membebaskanku dari Fulvia] memohon saya untuk sodomize dia, akan saya melakukannya? Saya pikir tidak, jika aku dalam pikiran kanan saya. “Entah fuck me atau biarkan kami melawan,” katanya. Ah, tapi penisku yang lebih mahal bagiku daripada hidup itu sendiri. Biarkan suara terompet “Akhirnya Lucius menyerah kepada Oktavianus, dan Fulvia lolos ke Yunani.. Ketika bertemu Antony di sana, dia sangat marah bahwa dia telah menghasut perang melawan Oktavianus tanpa izin-Nya. Segera setelah ini, Fulvia meninggal karena penyebab yang tidak diketahui.

1. Livia Drusila

Livia Drusila, para permaisuri pertama dari Roma, tinggal dari 58 SM sampai 29 Masehi. Livia pertama kali menikah dengan Tiberius Claudius Nero, yang dia anaknya Tiberius oleh. Ketika Livia bertemu Oktavianus, ia jatuh cinta padanya, meskipun dia sudah menikah dan hamil dengan Drusus, anaknya yang kedua. Oktavianus juga menikah pada saat itu, untuk Scribonia. Pada hari yang sama Scribonia melahirkan Oktavianus putri Julia, ia menceraikannya, dan kemudian dipaksa Tiberius Claudius Nero untuk bercerai Livia. Cukup canggung, Tiberius Claudius adalah satu untuk memberikan mantan istrinya dalam upacara pernikahan Livia dan Oktavianus itu. Livia dan Oktavianus (Augustus) akan menikah selama lebih dari 50 tahun. Terlepas dari kenyataan bahwa mereka berdua memiliki anak dari pernikahan sebelumnya, mereka tidak pernah mampu memiliki anak. Selama pemerintahan panjang Augustus sebagai kaisar, Livia adalah penasihat konstan. Karena Augustus tidak punya anak sendiri, Livia mulai mempromosikan anak sendiri sebagai ahli waris, dan itu sekitar ini waktu itu rumor mulai menyebar tentang kebiasaan Livia dari siapa membunuh yang mendapat di jalan aksesi mereka, termasuk Marcellus keponakan Augustus ‘dan cucu-cucunya . Hal itu bahkan mengatakan bahwa ia diracuni Augustus dengan buah ara, untuk mencegah dia dari mengubah ahli warisnya dari Tiberius anaknya kepada orang lain.

Citra Livia sebagai dasarnya pembunuh berantai gila kekuasaan ini mungkin umum pada waktu karena gagasan Romawi angka langkah-ibu jahat. Di zaman modern, orang masih sering gambar Livia dengan cara ini, seperti dalam I, Claudius. Pada kenyataannya, meskipun ambisi dia untuk Tiberius dan kematian kebetulan aneh ahli waris Augustus ‘, tidak ada bukti untuk mendukung pembunuhan. Mungkin ada sesuatu yang tdk menarik dalam gagasan bahwa Augustus – orang yang tidak hanya selamat sakit setelah penyakit, perang sipil setelah perang sipil, tetapi hidup untuk mereformasi Republik Romawi dan memerintah atas untuk kira-kira setengah abad – akhirnya terbunuh oleh beberapa buah ara dari istri tercinta. Augustus meninggalkan Livia sepertiga dari harta miliknya, dan juga mengadopsinya. Dalam biografi Augustus oleh Anthony Everitt, ia menulis bahwa tidak ada alasan yang pasti seperti mengapa Augustus diadopsi istrinya. Dia menyarankan bahwa itu adalah sebuah pengakuan dari semua pekerjaan Livia lakukan untuk dia dan ia memberikan konseling. Tiberius, yang tidak memiliki keinginan untuk menjadi kaisar di tempat pertama, tidak menghargai saran politik Livia, dan mulai menemukan ibunya sombong. Ketika Livia meninggal, ia tidak kembali ke Roma dari Capri, tetapi dikirim untuk menyampaikan pidato Caligula nya. Ada banyak penghargaan diberikan kepada Livia setelah kematiannya, namun mereka semua Tiberius telah memveto.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on 15 Wanita Roma Kuno )

Greek Warrior

Posted on 09/10/2011. Filed under: Sejarah, Tahukah Anda |

 

 

Prajurit  Focean

Helmet type  Corinthian dengan  “lofiostatis” ganda, lapis baja komposit, dan perisai Hoplon. Lukisan-lukisan perisai adalah-Συνεχης σπειρα, simbol api, Δεξιοστροφη σβαστικα simbol simbol, tak terkalahkan τροχος τετρακτινος dari kereta dari dewa perang. Hal ini memberikan ide umum tentang bagaimana Foceans yang berjuang berdampingan dengan Spartan selama invasi Persia.

Prajurit Thespean
(Μελανοχιτωνας Θεσπιευς)

Prajurit ini merupakan 700 Thespians yang menawarkan diri untuk melawan dengan Sparta di Thermopylae dan mati untuk orang terakhir. Selama abad kelima SM simbol kota Thespeans adalah bulan setengah dari Aphrodite Melaini pada perisai Beotean (menyembah kuasa diwakili oleh Aphrodite dan Eros adalah sangat penting dalam kehidupan spiritual dari Thespeans. Itu seluruh perlengkapan senjata hitam warna malam dan kesedihan, melambangkan keyakinannya bahwa ia berbaris untuk pertempuran dengan no return.

Spartan hoplite

Penampilan hoplite Spartan selama perang Persia adalah homogen, semua hoplites memiliki jubah merah, baju besi perunggu (kodonosximos), Hoplon perisai, dan tertutup helm Korintus. Perbedaan individu muncul dalam simbol pada perisai bentuk lofiostatis, dan lukisan dekorasi pada pakaian mereka.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Greek Warrior )

« Previous Entries
  • Free Palestine !!



    FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION

  • Informasi Tentang Anda

    IP
  • Total Pengunjung

    free counters
  • WebRank

    Alexa Certified Traffic Ranking for kissanak.wordpress.com
  • Blog Stats

    • 673,690 hits
  • Visit http://www.ipligence.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: