Darwis dan Putri Raja

Posted on 08/05/2011. Filed under: Kisah Sufi dan Humor Sufi |

Konon, ada seorang  putri  raja  yang  keelokannya  bagaikan rembulan; semua orang mengaguminya.

Pada  suatu hari, seorang darwis yang sedang akan memasukkan makanan ke mulutnya, melihat  putri  tersebut.  Makanan  itu jatuh  ke  tanah,  sebab  ia begitu terpesona sehingga tidak bisa menggenggam semestinya.

Ketika darwis itu berlalu, Sang Putri  tersenyum  kepadanya. Tindakan  putri  itu  sungguh-sungguh  menyebabkannya sawan, makanannya di tanah, pikirannya lenyap separo. Dalam keadaan mabuk  kepayang  semacam itu, ia tidak berbuat apapun selama tujuh tahun. Darwis tersebut  selama  itu  tidur  di  jalan, tempat anjing-anjing tidur.

Ia  menjadi  gangguan  bagi Sang Putri, dan para pengawalnya memutuskan akan membunuh lelaki itu.

Tetapi Sang Putri memanggilnya, katanya, “Tak  mungkin  kita berdua  hidup  bersama.  Dan  budak-budakku akan membunuhmu;oleh karena itu menghilanglah saja,”

Lelaki yang merana itu menjawab, “Sejak kulihat Tuan,  hidup ini  tak  ada  artinya. Mereka akan membunuhku tanpa alasan.
Namun, jawablah pertanyaanku yang satu ini,  karena  Tuanlah yang  akan  menjadi  penyebab  kematianku. Mengapa pula dulu
Tuan tersenyum padaku?”

“Tolol!” kata Sang Putri. “Ketika  kulihat  betapa  tololnya kau waktu itu, aku tersenyum kasihan, bukan karena apa-apa.”

Dan Putri pun pergi meninggalkannya.

Catatan
Dalam  Parlemen  Burung,  Attar  membicarakan kesalahpahaman emosi  subyektif  yang  menyebabkan  orang   percaya   bahwa pengalaman  tertentu (“senyum Sang Putri”) meruapakan hadiah istimewa (“kekaguman”),  padahal  sebenarnya  merupakan  hal yang sebaliknya (“kasihan”).

Banyak orang yang salah menafsirkan, sebab karya semacam ini memiliki konvensinya sendiri. Salah tafsir  itu  beranggapan
bahwa   karangan   klasik   Sufi   adalah   cara  lain  dari penggambaran teknis tentang keadaan kejiwaan.

————————————————————
K I S A H – K I S A H   S U F I
Kumpulan kisah nasehat para guru sufi
selama seribu tahun yang lampau
oleh Idries Shah (terjemahan: Sapardi Djoko Damono)
Penerbit: Pustaka Firdaus, 1984

Advertisements
  • Free Palestine !!



    FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION

  • Informasi Tentang Anda

    IP
  • Total Pengunjung

    free counters
  • WebRank

    Alexa Certified Traffic Ranking for kissanak.wordpress.com
  • Blog Stats

    • 661,032 hits
  • Visit http://www.ipligence.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: