Mengingat Kembali Fakta Hubungan AS-Israel

Posted on 03/05/2011. Filed under: Sejarah |

US-IsraelMasih ingatkah Anda akan Palestina? Jujur, sudah mulai lunturkah kebencian Anda kepada Israel? Atau, jangan-jangan Anda juga mulai ragu bahwa AS memang sekutu Israel -dan tentu bukan hal mudah untuk merubah itu–? Marilah kita tengok kembali fakta-fakta yang dikumpulkan PalestineMonitor  tentang bantuan AS kepada Israel

“Israel has no more loyal friend than the United States. We couldn’t have done it without her” Yitzhak Rabin

Bantuan AS : Sebuah Fakta

Israel dan AS telah sejak lama menjalin sebuah hubungan istimewa. AS adalah Negara pertama yang mengakui berdirnya Negara Israel tahun 1948

Bagi AS, Israel merupakan sekutu Non-NATO yang terdekat di Timur Tengah, sebuah wilayah yang strategis bagi AS secara geopolitik.

Dekatnya hubungan AS dan Israel tercermin dari jumlah bantuan yang diterima Israel dari Amerika. Sejak perang dunia ke II, Israel merupakan Negara yang menerima bagian terbesar dari total bantuan yang diberikan AS yakni sebesar 156 trilyun dolar bantuan langsung dari AS pada periode 1949-2006

Hingga tahun 2003, Israel menerima sekitar satu per tiga dari total anggaran AS untuk bantuan luar negeri. Pada tahun 2005, AS memberikan bantuan sebesar lebih dari $ 2,6 milyar $ 683,6 juta, Rwanda menerima $77 juta, sedangkan daerah Palestina jajahan Israel menerima $ 348,2 juta

Di masa lalu, bantuan langsung AS ke Israel sebagian besar disalurkan melalui US Economic Support Funds (ESF). AS menyatakan terang-terangan bahwa ESF diberikan untuk mendukung stabilitas di daerah-daerah yang strategis bagi AS. Akan tetapi, pemerintahan yang menerima berkewenangan penuh untuk mengelola penggunaannya.

As juga meminjamkan uang ke Israel, tapi pinjaman ini seringkali dihapuskan sebelum dilunasi. Laporan Washington untuk urusan Timur Tengah memperkirakan bahwa sejak tahun 1974 sampai 2003 Israel diuntungkan lebih dari $45 milyar dari pinjaman AS yang dihapuskan tersebut.

Bantuan langsung AS telah berkurang secara signifikan sejak tahun 1996 untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Israel terhadap AS. Akan hal ini, dalam Kongres AS pada bulan Juli 1996, Mantan PM Israel Benyamin Netanyahu menyatakan,  “We will begin the long-term process of gradually reducing the level of your generous economic assistance to Israel.” [Kami akan memulai sebuah proses jangka panjang untuk secara bertahap mengurangi bantuan ekonomi Anda yang begitu murah hati kepada Israel]

Dukungan politik

AS memiliki sejarah dalam memberi dukungan politik kepada Israel. Pada tahun 1972, AS mencegah disahkannya resolusi PBB S/10784 paragraf 74,, yang mengutuk penyerangan Israel ke Lebanon utara dan Syiria. Untuk melakukannya, AS menggunakan hak vetonya dalam Dewan Keamanan untuk kedua kalinya.

Sejak 1972, AS menggunakan hak vetonya untuk mencegah disahkannya 42 resolusi PBB yang mengkritik tindakan Negara Israel.  Sebagai contoh, pada tahun 2006 AS mencegah disahkannya resolusi PBB S/878 yang menghendaki gencatan senjata yang berimbang di jalur Gaza.

Pada tahun 2002, mantan Duta Besar AS untuk PBB, John-Negroponte, menyatakan bahwa merupakan kebijakan AS untuk mengkritik seluruh resollusi PBB yang menyalahkanIsrael tanpa turut menyalahkan “kelompok teroris”. Pernyataan ini kemudia dikena dengan sebutan “Doktrin Negroponte”

Bantuan Militer

ISRAEL_Air_Force_F15s_0011Barisan jet tempur F-15 Israel buatan Amerika di pangkalan Angkatan Udara Israel

Walaupun bantuan ekonomi AS ke Israel sudah dikurangi dalam 10 tahun terakhir, dukungan militer AS untuk Israel meningkat secara substansial. Ini termasuk bantuan finansial di bidang militer

Megahnya militer Israel sangat bergantung kepada berbagai bentuk dukungan langsung AS, termasuk bantuan dan sumbangan finansial di bidang milter, pengiriman persenjataan, dan dukungan teknologi

Antara 1996-2006, Israel menerima $ 24 Milyar bantuan finansial di bidang militer dari AS

Mekanisme utama batuan finansial militer dari AS ke Israel  adalah melalui program Foreign Military Financing (FMF). Bantuan ini diberikan kepada pemerintah luar negeri dengan tujuan untuk membeli sistem persenjataan produksi AS. Sekitar 50% dari seluruh anggaran FMF ditujukan untuk Israel. Tak hanya itu, Israel juga mendapat keistimewaan untuk menggunakan 26.3% dana, sebuah presentase yang sangat tak biasa, untuk membeli persenjataan yang diproduksi oleh Israel sendiri.

Economic Support Funds (ESF – lihat referesi sebelumnya) tidaklah dirancang secara spesifik untuk kepentingan militer. Tapi, karena pemerintah memiliki kebebasan untuk menggunakan dana ini, ESF dapat dipertimbangkan sebagai sebuah bentuk bantuan militer secara tidak langsung.

Pada bulan Agustus 2007, sebuah Memorandum of Understanding (MOU) baru mengenai bantuan militer ditandatangani oleh AS dan Israel. MoU ini menjamin bantuan sebesar $30 Miliar melalui mekanisme FMF hingga satu dekade ke depan.

Sebagai sekutu terdekat AS di Timur Tengah, Israel memiliki akses khusus kepada teknologi militer AS. Riset dan pengembangan persenjataan Israel sering mendapat bantuan dari AS. Beberapa proyek kerjasama juga tengah dijalankan, seperti pengemmangan Arrow Missile System, yang telah beroperasi sejak tahun 2000.

Israel menghargai hubungannya dengan AS, namun berlawanan dengan itu, mereka mengekspor teknologi militer AS ke Cina yang berlawanan dengan kehendak AS. Perlengkapan militer adalah produk ekspor terpenting Israel, dengan nilai bersih diperkirakan sebesar $4,4 miliar di tahun 2006

Bagi China, Israel adalah pintu untuk mengakses teknologi tinggi militer barat. Contohnya, pada 1996, Israel mengekspor sistem Airborne Early Warning (AEW) AS ke China, dan pada 2005 berminat untuk menjual sistem anti rada the Harpy Killer ke China.

Israel dan tenaga nuklir

Walaupun tak pernah diumumkan secara resmi baik oleh Israel maupun AS, telah umum diketahui bahwa Israel telah mengembangkan persenjataan nuklir. Pada tahun 1986, Mordechai Vanunu mengekspos program nuklir Israel (lihat di bagian bawah)

Jumlah bom nuklir yang telah diproduksi di pusat penelitian nuklir Dimona di Padang Pasir Negev diperkirakan sebanyak 200 buah.

Israel tak pernah menandatangani Nuclear Non Proliferation Treaty 1968.

Baik AS maupun Israel mempunyai kebijakan tidak resmi untuk diam terkait kapasitas nuklir Israel.

PM Israel, Ehud Olmert mengakui bahwa Israel memiliki senjata nuklir pada tanggal 12 Desember 2006  dalam wawancara dengan stasiun TV Jerman Sat.1. Ia mengatakan bahwa Iran menginginkan untuk memiliki senjata nuklir, sebagaimana Amerika, Perancis, Israel, dan Rusia.

Bantuan AS kepada Israel menentang hukum AS

Bantuan AS ke Israel, dan bagaimana penggunaan bantuan itu, seringkali melanggar hukum, peraturan, dan kebijakan AS.

Menurut peraturan AS, bantuan finansial kepada Israel tak seharusnya digunakan di wilayah jajahan. Tapi Israel menggunakan bantuan AS dengan leluasa.

AS memiliki sejumlah peraturan tentang bantuan militer luar negeri dan ekspor persenjataan. Foreign Assistance Act (FAA) tahun 1920 menyatakan bahwa “No assistance [ought to be given] to countries that violate human rights”. Tapi Israel secara sistematis melanggar HAM di wilayah Palestina.

Arms Export Control Act (AECA) AS tahun 1976 menyatakan bahwa persenjataan yang dibeli dari AS hanya dapat digunakan untuk alasan pertahanan yang sah. Namun sejak bulan September 2000 sampai Agustus 2007 saja, Israel telah membunuh lebih dari 3.354 warga sipil Palestina.


Sekilas Kasus Vanunu

vanunuHalaman depan British ‘Sunday Times’  pada tanggal 5 Oktober1986

Pada tahun 1986, teknisi nuklir Israel Mordechai Vanunu membocorkan informasi dan foto-foto mengenai program nuklir Israel kepada Koran British Sunday Times. Saat berada di London untuk memaparkan industri nuklir Israel, Vanunu diundang ke Roma oleh seporang agen wanita Mossad yang tengah menyamar.

Begitu tiba di Italia, ia disekap oleh Mossad dan dibawa kembali ke Israel untuk diadili. Pada tahun 1988, Vanunu dioutus 18 tahun penjara. Ia menjalani 11 tahun isolasi sebelum kemudian dibebaskan tahun 2004.

Dia masih berada dalam tahanan rumah

vanunu-karikatur

  • Free Palestine !!



    FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION

  • Informasi Tentang Anda

    IP
  • Total Pengunjung

    free counters
  • WebRank

    Alexa Certified Traffic Ranking for kissanak.wordpress.com
  • Blog Stats

    • 618,835 hits
  • Visit http://www.ipligence.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: