Archive for January 6th, 2011

Hattori Hanzo

Posted on 06/01/2011. Filed under: Sejarah |

Hattori Hanzo (1542-23 Desember 1596), dikenal pula dengan nama Hattori Masanari, adalah sala seorang ninja terkemuka dalam sejarah Jepang. Ia sering muncul dalam manga dan novel fiksi, digambarkan berpakaian serba hitam serta memiliki kemampuan ninjutsu yang luar biasa. Mulai dari ilmu meringankan tubuh, menyelam, bergerak di bawah tanah sampai menyamarkan diri di kegelapan. Ironisnya, dalam berbagai ensiklopedia sejarah, Hanzo jarang tertulis atau terkenal sebagai seorang ninja. Yang pasti, ia tercatat melayani Tokugawa Ieyasu dengan sangat setia. Atas kepandaiannya dalam menyusun taktik, ia mendapat julukan Oni-Hanzo (Devil Hanzo). Hattori Hanzo Early Life Dalam legenda, Hattori Hanzo tercatat sebagai seorang superhuman ninja warrior. Dikisahkan Hanzo memiliki kemamuan untuk menghilangkan diri yang sangat sempurna. Ia juga menguasai ilmu penggunaan tali untuk menangkap musuh secara tepat. Kemampuan psychokinesis dan psychomancy pun konon dikuasai oleh Hanzo, membuatnya dapat memprediksikan taktik serta kekuatan lawan secara akurat. Selain seorang ninja, ia juga dikenal sebagai ahli pedang berkemampuan tinggi, seorang penyusun taktik jitu sekaligus piawai dalam memakai tombak. Hattori Hanzo mulai belajar ilmu bela diri pada usia 8 tahun di Gunung Kurama dan pada usia 12 tahun berhasil menjadi seorang ninja. Di usia 18 tahun, Hanzo dengan sukses menggapai posisi master ninja. Ayahnya, yakni Yasunaga, melayani Matsudaira Kuyoyasu selaku pemimpin klan Mikawa sekaligus kakek dari Ieyasu Tokugawa. Meski terlahir dan dibesarkan di provinsi Mikawa, ia sering kembali ke Iga selaku rumah dari keluarga Hattori yang memiliki kekuasaan sebagai pemimpin komunitas ninja di provinsi Iga. Hanzo dan Ieyasu Tokugawa Hubungan antara Hanzo dan Tokugawa Ieyasu, shogun Jepang, bermula saat Hanzo berumur 26 tahun. Ketika tinggal di Mikawa, ia menantang Hanzo untuk menahan nafas dalam air dan bahkan mencekik leher Hanzo dengan selembar kain. Tantangan itu dihadapi Hanzo dengan tenang dan akhirnya ia keluar menjadi pemenang. Ieyasu yang pucat dan terengah-engah karena kehabisan nafas bertanya mengenai berapa lama seorang ninja dapat bertahan dalam air, yang dijawab oleh Hanzo, ”Satu atau dua hari, tergantung permintaan tauan.” Untuk membuktikannya, ia kembali menyelam ke dalam air sampai beberapa jam lamanya hingga Ieyasu cemas dan mulai memanggil-manggil namanya. Hanzo muncul ke permukaan tanpa tanda-tanda kehabisan nafas lalu menyerahkan sebuah pedang pendek yang tadinya ada di pinggang Ieyasu. Ieyasu langsung terpukau dengan kemampuan Hanzo dan menjadikannya anak buah andalan sekaligus sahabatnya. Ieyasu Tokugawa lalu mendirikan pemerintahan pusat yang bertahan selama 300 tahun, bertahan selama 15 tahun generasi keturunannya. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kemampuan Ieyasu dalam melobi banyak prajurit bertalenta tinggi. Ia memperkerjakan banyak orang dengan latar belakang yang berbeda dalam usahanya mengumpulkan ilmu dan pengetahuan. Ieyasu juga banyak dibantu oleh klan ninja, terutama Hanzo. Selama Warring States Period, para ninja merupakan agen penting dalam pengumpulan informasi dan eksekusi yang cepat. Meski banyak daimyo yang memperkerjakan ninja tetapi tidak ada daimyo sepintar Ieyasu yang cara piki dan kepandaiannya disukai para ninja. Salah satu kesuksesan dan bukti kesetiaan Hanzo pada Ieyasu adalah ketika Ieyasu mencium niat pemberontakan pada Nobunaga di Honno-ji temple. Hanzo meminta tuannya untuk mampir ke Iga, kembali ke Mikawa dengan bantuan para ninja Iga dan Koga lalu menyerang para prajurit yang berkhianat. Ieyasu pun setuju dengan usul Hanzo. Setelah mengumpulkan sekitar 300 ninja, Hanzo menyerang Honno-ji sementara Ieyasu disembunyikan di Mikawa. Keberhasilan Hanzo dibalas dengan memperkerjakan semua ninja yang membantunya dalam pertempuran tersebut. Lalu di tahun 1590, ketika Ieyasu tinggal di Edo, para ninja diberikan tempat tinggal di sayap barat istana Edo. Area tersebut dinamakan Hanzo-Cho, dan salah satu gerbang istana dinamakan Hanzo-mon (Gerbang Hanzo). Saat Battle of Winter dan Battle of Summer yang terjadi di Osaka tahun 1614-1615, menjadi pertempuran paling besar yang pernah terjadi di Jepang. Dalam perang tersebut, para ninja mencapai puncak kejayaan dimana peran mereka sangat besar dalam mempertahankan pimpinan serta mengirim informasi. Ketika Sanada Yukimura, salah seorang jendral Toyotomi terkemuka sibuk menyusun taktik di istana Osaka, Ieyasu mengirimkan surat panah berisi tawaran 100.000 koku beras. Ieyasu juga menyuruh para ninja menyamar sebagai ronin dan memasuki istana Osaka untuk mengumpulkan informasi. Kemampuan mereka untuk menyamar akhirnya membuat klan Toyotomi kecolongan banyak informasi berharga, yang mengarah pada kejatuhannya di Battle of Winter dan Battle of Summer. The Death of Hanzo Hattori Hattori Hanzo meninggal di tahun 1596 pada usia 55 tahun. Ada yang mengatakan Hattori meninggal karena sakit, tetapi ada juga yang percaya bahwa Hattori dibunuh dalam sebuah pertempuran oleh ninja bernama Fuma Kotaro. Kekuasaan Hattori diturunkan kepada anaknya Masanari yang baru berusia 18 tahun ketika ayahnya meninggal. Sayangnya ia tidak menguasai ninjutsu dan lalai dalam memimpin klan Iga sehingga para ninja menganggap Masanari tidak pantas menwarisi nama besar Hanzo dan mengakibatkan perpecahan. Para ninja yang memberontak mendesak Masanari untuk turun dari tampuk pimpinan. Jumlah ninja yang memberontak tidak tercatat dengan jelas tetapi para sejarawan mencatat pemberontakan tersebut sebagai salah satu pemberontakan paling besar dalam sejarah Jepang. Di tahun 1605, klan Iga terpecah menjadi 4 bagian dan masing-masing dipimpin oleh samurai berkedudukan rendah. Iga pun tidak pernah lagi mencapai kejayaan seperti yang pernah diraih Hanzo.

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Hattori Hanzo )

Kisah kacang polong dan cuka

Posted on 06/01/2011. Filed under: Kisah Sufi dan Humor Sufi |

 

 

 

Seorang tukang sepatu tertentu yang menderita sakit perut parah bergegas untuk melihat dokter kota setempat. Dokter memeriksa dia secara menyeluruh dan hati-hati, tapi tidak bisa menemukan resep obat tunggal yang dapat membantu orang itu. tukang sepatu bertanya cemas, “Dokter, apakah ada obat untuk penyakit saya?”

“Sayangnya, saya tidak punya obat untuk membantu situasi Anda dan saya tidak bisa pin-point akar penyebab sakit perut Anda,” jawab dokter.

Dengan berat hati tukang sepatu itu berkata, “Nah, jika tidak ada yang tersisa untuk dilakukan, maka saya baru saja satu keinginan terakhir saya ingin mengambil panci masak besar,. Mengisinya dengan dua pon kacang lima dan satu galon cuka , dan masak seluruh banyak ini akan menjadi makan malam terakhir saya.. ”

Dokter mengangkat bahu dan berkata, “Saya tidak berpikir banyak ide ini, tetapi jika Anda pikir itu akan bekerja, kemudian pergi ke depan dan mencobanya.”

Sepanjang malam dokter menunggu ketukan di pintu memberitahukan, bahwa tukang sepatu sangat sakit. Namun, pagi berikutnya untuk takjub dokter tukang sepatu itu senang dan sembuh dari penyakitnya. Dokter menulis dalam jurnalnya, “Hari ini datang tukang sepatu untuk saya untuk membantu dan saya tidak punya obat untuk dia, tapi dua pon kacang lima dan satu galon cuka menyembuhkan orang itu.”

Beberapa hari kemudian, dokter dipanggil untuk membantu seorang penjahit yang sangat sakit. Sekali lagi, dokter tidak bisa memberikan obat sehingga dia kecewa mengakui ke tukang jahit bahwa tidak ada obat yang tersedia. Keluar penjahit menangis kesakitan, “Tolong dokter, tidak bisa Anda memikirkan menyembuhkan lainnya?”

Dokter berpikir sejenak dan kemudian berkata, “Tidak, tetapi baru-baru ini tukang sepatu datang kepada saya dengan sakit perut yang serupa Dia. dibantu oleh dua pon kacang lima dan satu galon cuka.”

“Kedengarannya seperti obat aneh, tapi saya akan mencobanya,” jawab si penjahit. Ia makan kacang dengan cuka, tapi sayangnya, ia merasakan sakit bahkan lebih pada hari berikutnya.

Hari itu dokter menulis dalam jurnalnya, “Kemarin seorang penjahit datang kepada saya, tapi tidak ada yang bisa dilakukan baginya Ia makan. buncis dengan cuka tapi memberinya lebih sakit. Apa yang baik bagi tukang sepatu yang tidak baik untuk penjahit!”

Catatan: Orang-orang di seluruh dunia memiliki banyak kesamaan, tetapi ada perbedaan yang membuat kita masing-masing unik. Banyak persamaan lebih besar daripada perbedaan. Cerita di atas adalah kisah Persia tua.

Read Full Post | Make a Comment ( Comments Off on Kisah kacang polong dan cuka )

  • Free Palestine !!



    FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION

  • Informasi Tentang Anda

    IP
  • Total Pengunjung

    free counters
  • WebRank

    Alexa Certified Traffic Ranking for kissanak.wordpress.com
  • Blog Stats

    • 750,723 hits
  • Visit http://www.ipligence.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: